Uraikan Makna Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW
SORONG– Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Muizz KPR Cenderawasih Unit 1 Aimas, Minggu pagi (18/1/2026) berlangsung lancar dan khidmat.

Peringatan Isra’Mi’raj tahun ini terbilang Istimewa karena panitia yang ketuai Rusyaid, M,Pd menghadirkan Wakil Bupati Sorong, H. Sutejo, S.Pd sebagai penceramah.

Dihadiri segenap warga, ibu-ibu majelis taklim di Kabupaten Sorong, tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan lainnya, dalam tauziahnya, H. Sutejo yang hadir bersama istri tercinta mengatakan dalam peristiwa Isra’ Mi’Raj Nabi Muhammad SAW tidak berjalan sendiri tapi dijalankan oleh Allah SWT.
Dikatakan oleh H. Sutejo, apabila segala sesuatu ada yang menjalankan maka pasti itu akan terjadi .
Bahwa peristiwa Isra’Mi’raj terjadi dalam satu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang berjarak sekitar 1.300 Km dan kemudian dilanjutkan hingga Sidratul Muntaha.
“Kalau pakai pesawat dari Mekkah dan Palestina itu sekitar 3-4 jam, jauh. Waktu itu belum ada pesawat adanya Onta dan jalan kaki. Maka orang tidak percaya kalau Rasulullah itu bisa berjalan dari Mekkah ke Madinah. Namun di sini Aqsa, artinya telah dijalankan, Allah telah menjalankan kepada Hambanya maka segala sesuatu itu akan terjadi,”tutut H. Sutejo.
Dalam menguraikan makna Isra’Miraj Nabi Muhammad SAW yang menunjukkan adanya tanda-tanda kebesaran Allah SWT, H. Sutejo mengingatkan kepada jemaah untuk melaksanakan kewajiban sholat 5 waktu.
Karena itulah perintah Allah SWT yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra’Miraj.
“Begitu pentingnya perintah sholat sehingga diberikan kepada Nabi Muhammad SAW. Kalau perintah-perintah lain itu hanya melewati Malaikat Jibril, kadang melalui ayat-ayat yang dibawa oleh Malaikat Jibril. Tetapi sholat ini, Allah memanggil langsung Hambanya, Kekasihnya Rasulullah SAW karena begitu pentingnya perintah sholat, ”ujar H. Sutejo.
Bahwa sholat akan mencegah segala perbuatan keji dan munkar.
Dalam tauziahnya, H. Sutejo menguraikan bahwa untuk tidak jadi orang yang merugi maka iman dan amal hendaknya selalu berjalan seiring.
“Banyak orang yang beriman, yakin dengan Allah, yakin dengan adanya surga dan neraka tapi dia tidak beramal. Banyak juga orang yang beramal tapi tidak yakin, tidak beriman kepada Allah,”ujarnya.
Makna dari peringatan Isra’Mi’raj kata H. Sutejo untuk kita saling mengingatkan dalam menjalankan perintah Allah SWT.
“Kalau kita tidak diingatkan maka kita selalu lupa, maka peringatan-peringatan ini sangat bermanfaat bagi kita agar tidak jadi orang yang merugi,”ujar H. Sutejo.
Untuk hidup yang berkah, H. Sutejo juga mengajak kepada jemaah untuk selalu mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT. Dengan mensyukuri nikmat yang diberikan maka Allah akan kian menambah nikmatnya kepada hambanya.
Sementara itu Ketua Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Masjid Al Muizz, Dr Fardan Abdillah, M.Pd.I menyampaikan ucapan terima atas kehadiran H. Sutejo yang sebelum jadi Wakil Bupati Sorong kerap mengisi tauziah di berbagai acara yang digelar berbagai organisasi Islam.
Ketua BKM, Dr Fardan juga menyampaikan terima kasih kepada segenap pengurus masjid, panitia dan warga yang telah menyukseskan terlaksananya peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
Terlebih khusus kepada anak-anak TPA, ibu-ibu majelis taklim KPR Cenderawasih yang mengisi acara sholawat dan qasidah di acara peringatan Isra’Miraj ini. (min)








