SORONG– Kehadiran mantan Ketua DPD Golkar Papua Barat dan Papua Barat Daya yang juga mantan Wali Kota Sorong 2 periode Drs Ec Lambert Jitmau, MM pada acara pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Provinsi Papua Barat Daya yang digelar, Rabu (8/6/2026) di Vega Prime Hotel menarik perhatian.

Terlebih Lambert Jitmau duduk satu meja dengan utusan Ketua Umum DPP PKB, Lalu Hadrian Irfani, ST, M.Si. Gubernur yang diwakili Kepala Kesbangpol, Drs George Japsenang, M.Si dan Ketua DPW PKB Papua Barat Daya, Abdullah Gazam.
Atas kehadirannya ini, akankah Lambert Jitmau bergabung dengan PKB ?
“Bajunya saja sudah agak hijau-hijau, tinggal nanti dihijaukan saja, setuju?,”tanya Ketua DPW PKB Provinsi Papua Barat Daya, Abdullah Gazam kepada peserta Muscab yang dijawab,”setujuu”.
“Tinggal kita hijaukan pada saatnya nanti,”imbuh Gazam yang disembut senyum-senyum oleh Lambert Jitmau.
Ungkapan gembira atas hadirnya Lambert Jitmau pada pembukaan Muscab DPC PKB Papua Barat Daya juga terungkap saat Ketua Umum yang diwakili Lalu Hadrian menyampaikan sambutannya.
“Kehadiran beliau (Lambert Jitmau) hari ini menunjukkan kepada kita semua tanda-tanda kemenangan Partai Kebangkitan Bangsa. Kalau Pak Lambert kemarin membawa Golkar meraih 8 kursi, Insya Allah 2029 akan membawa PKB minimal sama dengan Golkar 8 kursi,”ujar Lalu Hadrian, Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari PKB yang juga Ketua DPW PKB Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Dituturkan Lalu Hadrian, saat melihat Lambert Jitmau hadir pada pembukaan Muscab maka dirinya langsung WA (whatsapp) Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar.
“Beliau (Ketum) sampaikan salam saya kepada beliau, bantu PKB dan PKB selalu terbuka untuk Pak Lambert beserta seluruh simpatisan dan pendukung beliau,”ujat Lalu Hadrian yang kembali disambut tepuk tangan gemuruh dari peserta Muscab.
“PKB terbuka bagi siapa pun. Kehadiran beliau (Lambert Jitmau) , mantan Wali Kota Sorong 2 periode tentu menjadi penambah semangat bagi kader-kader PKB,”ujar Lalu Hadrian yang ditemui media usai membuka Muscab DPC PKB Papua Barat Daya.
Didampingi Ketua DPW PKB Papua Barat Daya, Abdullah Gazam, Lalu Hadrian mengatakan, jika Gubernur yang diusung PKB dalam Pilkda 2025 lalu Elisa Kambu, S.Sos saat ini ada di Partai Gerindra, jika ingin bergabung dengan PKB tentunya pintu PKB juga sangat terbuka.
Yang pasti Ia berharap PKB Provinsi Papua Barat Daya pada 2029 mendatang meraih kemenangan dengan target PKB 1 kursi di DPR RI.
“Target kita untuk Pemilu 2029, PKB mengirim 1 kursi di DPR RI dan saya sangat yakin karena infrastruktur kita siap, ranting siap, DPC juga siap dan hari ini di-Muscabkan dan teman-teman DPW tentu juga sudah memiliki pemetaan, memiliki data dan bekal data dan pemetaan itu kaita jadikan sebagai basis pemenangan,”terang Lalu Hadrian.
Sementara itu Lambert Jitmau yang ditanya terkait kehadirannya di acara pembukaan Muscab DPC PKB Papua Barat Daya mengatakan dirinya hadir hanya karena memenuhi undangan.
“Saya hadir karena undangan, itu saja,selebihnya tidak. Yang pasti hari ini bapak sebagai cewek cantik. Semua mau bapak, tapi bapak tidak mau mereka semua,”ujar Lambert Jitmau kepada media sambil tertawa.
“Saya sudah urus partai capek. Urus Partai Golkar 15 tahun dan Partai Golkar tidak pernah terkalahkan di bumi Tanah Papua. Negara tahu saya, semua tahu saya. Saya bukan berbicara tapi saya berbuat dan saya menunjukkan jati diri saya kepada semua orang bahwa saya bisa membesarkan partai. Bukan ingin mendapatkan partai tapi bertanggung jawab untuk membesarkan partai,”ujar Lambert Jitmau dengan suara agak.meninggi.
Lanjut dikatakan, tidak pernah terjadi di Republik ini, satu orang yang sama menjadi ketua DPD Golkar di 2 provinsi yang berbeda.
“Hanya di Papua Barat Daya yang namanya Lambert Jitmau, Ketua DPD Golkar Tingkat I Provinsi Papua Barat sekaligus merangkap Ketua DPD Golkar Papua Barat Daya, dan saya mampu memenangkan 2 provinsi ini di Tanah Papua,”tandasnya.
Menanyakan sikap politiknya apakah mau maju di Pemilu 2029 mendatang, Lambert Jitmau menjawab, “semua saya serahkan kepada Tuhan. Capek urus partai, capek urus politik. Tuhan akan memberikan yang terbaik. Kalau Tuhan utus kenapa tidak. Jangan manusia yang utus, harus Tuhan yang utus,”ujarnya.
Menanyakan bagaimana tanggapannya tentang PKB, Lambert Jitmau hanya mengatakan, semua partai kembali kepada pimpinannya. (min)






