SORONG– Wajah mama Enderika Tahoba (49) begitu berbinar-binar, Ia tidak menyangka jika dirinya ikut kegiatan Karnaval Perempuan 1000 Profesi pada hari ini (Sabtu,18/4/2026) mendapat hadiah utama berupa motor listrik.

Saat nomor kuponnya disebut, mama Enderika yang ikut karnaval dengan baju adat perempuan Maybrat langsung maju kedepan, seakan Ia tidak percaya dirinya dapat hadiah utama motor listrik.

Dalam penarikan undian doorprize yang ditunggu-tunggu para peserta, Ketua TP PKK Provinsi Papua Barat Daya, Ny Orpa Susana Kambu, S.Pd tampak begitu gembira ketika melihat mama Enderika Tahoba adalah pemenangnya.
Dengan cepat, Ia pun menuju ke mama Enderika dan memeluknya erat seraya mengucapkan selamat kepada mama Enderika Tahoba.
Peluk cium gembira dan pose bersama dengan peraih hadiah utama pun tak dilewatkan oleh keluarga dan rekan-rekan dari mama Enderika Tahoba.
“Hanya berdoa saja,”ucap Mama Enderika ketika ditanya firasatnya hingga mendapat rejeki motor listrik pada hari ini. Setelah menerima kunci motor yang diserahkan oleh Ketua TP PKK Papua Barat Daya, Enderika Tahoba juga langsung menerima surat-surat motor dari panitia.
Selain mama Enderika, sejumlah peserta karnaval yang beruntung juga pulang membawa hadiah doorprize seperti kulkas, TV, mesin cuci dan hadiah menarik lannya.
Seperti diketahui, Start dari depan Bank Papua Jln A.Yani, Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos.melepas peserta karnaval 1000 profesi yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147.
Dengan mengenakan busana berbagai profesi, seperti dokter, polwan, petani, guru dan profesi lainnya, Karnaval Perempuan 1000 Profesi finish di Kantor Gubernur dan dilanjutkan dengan penarikan undian doorprize.
“Kegiatan karnaval ini merupakan rangkaian dari acara peringatan Hari Kartini ke 147 tahun 2026 yang pada tahun ini mengusung tema “Perempuan dengan 1000 Profesin sebagai Pilar Pembangunan Masa Depan Negara”, yang artinya peran perempuan di dalam kehidupan kita sehari-hari ini bukan hanya satu, dua profesi, ada berbagai profesi yang dilakoni atau yang ditekuni oleh perempuan-perempuan Indonesia khususnya di Papua Barat Daya yang menjadi kekuatan negara kita ataupun daerah kita,”ujar Ketua Panitia, Febry Jein kepada media.
Dikatakan, kegiatan karnaval dilaksanakan tidak lain untuk memberikan semangat kepada ibu-ibu Kartini di Papua Barat Baya terkait dengan profesi yang ditekuni. “Hari ini teman-teman media bisa melihat ada yang berpakaian dokter. Jadi ini untuk seru-seruan memperingati profesi perempuan di Papua Barat Daya,”jelasnya. Kegiatan Karnaval Perempuan 1000 Profesi diikuti peserta dari organisasi dibawah naungan BKOW, Dharma Wanita Persatuan, TP PKK dan dari paguyuban.
Sementara itu Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu kegiatan Karnaval Perempuan 1000 Profesi yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini ke- 147, seperti kita ketahui bahwa kehadiran RA Kartini membawa perubahan untuk perempuan, yang telah berjuang untuk mendorong supaya hak dan harkat perempuan juga diakui dan diberi kesempatan yang sama dengan laki-laki.
“Dan Puji Tuhan perjuangannya ya hari ini kita lihat perempuan bisa ada pada semua lini kehidupan baik di dunia politik, birokrat, tapi juga di swasta,” ujar Gubernur Elisa Kambu.
Dikatakan, perempuan cukup banyak yang berkontribusi di segala lini. Bahwa kegiatan Karnaval Perempuan 1000 Profesi ini untuk mengingatkanbahwa perempuan tidak hanya sekedar hadir sebagai pelengkap dalam keluarga, tapi juga hadir memberikan dampak kepada keluarga, bahwa perempuan juga bisa.
“Nah, ini juga ditunjukkan kepada dunia ini bahwa perempuan sekarang sudah maju. Nah, tema kali ini, mereka bilang ya, perempuan seribu profesi, bahwa perempuan ada di semua lini, semua kehidupan. Begitu, kita beri support untuk mereka,”ujar Gubernur Elisa Kambu.
Rangkaian Karnaval Perempuan 1000 Profesi begitu meriah dimana usai penarikan undian dooprize Ketua TP-PKK Papua Barat Daya, Ny Orpa Susana Kambu dan didampingi ketua-ketua organisasi perempuan lainnya ikut bergoyang dalam irama goyang seka-seka.(min)






