Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sorong Beda Pilihan, Piala Dunia 2026 Digelar 11 Juni-19 Juli 2026

SORONG- Konvoi akbar FIFA World Cup 2026 yang digelar Forum Lintas Fans (FLP) “mengguncang” Sorong, Papua Barat Daya. Dengan kostum dan bendera negara yang dijagokan, ribuan warga turut serta dalam konvoi akbar Piala Dunia 2026 ini.

Pose bersama sebelum melepas peserta konvoi . (Rosmini/SuaraSorong)

Di depan Stadion Bowela, Wali Kota Sorong Septinus Lobat, SH, M.PA didampingi Wakil Wali Kota Sorong, H. Ansar Karim, A.Md melepas peserta konvoi FIFA World Cup 2026.

Yang menarik, Wali Kota Sorong didampingi isteri tercinta, Jemima Elisabeth Lobat, S.KM, M.PA tampil dengan kaos Brasil. Rupa-rupanya Wali Kota Sorong fans berat Brazil.

Suasana persiapan konvoi FIFA World Cup 2026. (Rosmini/SuaraSorong)

Sementara Waki Wali Kota Sorong, H. Ansar Karim bersama istri hadir dengan kaos Perancis.

Meski Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sorong berbeda pilihan atas negara dijagokan dalam Piala Dunir 2026, namun tetap satu dalam memimpin Kota Sorong. “Mana suara dari Brasil. Brasil kali ini harus menjuarai Piala Dunia Tahun 2026, ”seru Wali Kota Sorong sesaat sebelum melepas peserta konvoi.

Ketua Panitia. Ivan Rolobesi mengatakan, Konvoi Akbar FIFA World Cup 2026 ini digelar merupakan hasil kolaborasi Forum Lintas Fans, dimana dirinya adalah Ketua Fans Brasil Sorong Raya.

Dalam konvoi ujar Ivan, warga tentu harus mematuhi rambu-rambu yang sudah ditetapkan yakni tertib di jalan raya dan tidak membawa bendera atau atribut lain selain bendera atau atribut negara yang dijagokan.

Hal senada juga disampaikan oleh Wali Kota Sorong, Septinus Lobat. “Ketua-ketua fans supaya memimpin timnya, tolong tidak boleh ugal-ugalan. Ini untuk menjaga keselamatan kita semua. Kita boleh konvoi tapi kita menjaga keselamatan kita. Yang kedua, tidak boleh membawa atribut lain diluar atribut masing-masing negara, sehingga semua terkendali dan tertib,”pasan Septinus Lobat.

Wakil Wali Kota Sorong, H. Ansar Karim dalam sambutanya mengingatkan agar selama Piala Dunia 2026 berlangsung tidak melupakan tugas untuk tetap bekerja seperti biasa.

“Jangan sampai ada yang mengatakan, ini Piala Dunia 4 tahun sekali jadi mari kita nonton saja. Tidak begitu, malam kita nonton, kerja kita kerja,”pesan Wakil Wali Kota Sorong.

Start dari depan Stadion Bowela, Konvoi Akbar Piala Dunia 2026 yang menempuh rute hingga ke Aimas, SP dan Mariat Kabupaten Sorong benar-benar memadati jalan utama. Dari fans-fans 7 negara, yang paling banyak tampak pendukung Brasil.

Bendera negara ukuran jumbo dikibar-kibarkan, bunyi klakson motor pun meraung-raung. Hal ini terdengar saat peserta konvoi yang merasa kepanasan tidak sabar lagi untuk Wali Kota Sorong segera melepas peserta konvoi.

Dalam konvoi yang paling depan adalah fans Brasil disusul Jerman, Argentina, Perancis, Spanyo, Portugal dan Belanda. “Belanda tetap menang. Belanda harga mati,”teriak salah satu fans Belanda.

Saat peserta konvoi dalam perjalanan ke Kabupaten Sorong, anak-anak muda yang tidak ikut konvoi, dengan knalpot racing putar-putar di kota hingga menarik perhatian warga.

Seperti diketahui, opening ceremonoy FIFA World Cup 2026 digelar pada 11 Juni 2026. Berlangsung hingga 19 Juli 2026 dengan tuan rumah, Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.

Piala Dunia 2026 ini akan menjadi yang pertama diselenggarakan dengan 48 tim,bertambah dari 32 tim pada tahun 2022. (min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.