102 Jiwa Terdampak Kebakaran, Dinas Kesehatan Kota Sorong Siap Berikan Layanan Kesehatan

SORONG– Melalui Puskesmas Sorong Kota, Dinas Kesehatan Kota Sorong akan menempatkan petugas kesehatan untuk standby di posko kebakaran Jln Misool Kampung Baru.

Sisa-sisa kebakaran yang menghanguskan 10 rumah di Jalan Misool Kampung Baru Kota Sorong. (Rosmini/SuaraSorong)

Kehadiran petugas kesehatan untuk melayani korban terdampak kebakaran yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Apabila ada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, kami Dinas Kesehatan siap membantu dengan obat-obatan ataupun alat-alat pemeriksaan kesehatan lainnya,”ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabath, SKM, M.PA kepada media disela kunjungannya di lokasi kebakaran, Selasa (21/7/2026).

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua TP PKK Kota Sorong, Jemima mengatakan, PKK juga akan turun membantu korban terdampak kebakaran dengan memberikan bantuan seperti makanan siap saji ataupun pakaian yang dibutuhkan korban kebakaran, khususnya anak-anak.

Seperti disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Kota Sorong, Muli Ani, kebakaran di Jln Misool Kampung Baru menghangsukan 10 rumah dengan 22 Kepala Keluarga dan 102 jiwa.

Meski begitu, Ia mengaku akan melakukam verifikasi data ulang di lapangan untuk memastikan apakah data tersebut sudah benar atau masih ada perubahan.

Untuk posko kebakaran, diakui Kadis Sosial bahwa sementara posko dibuka di rumah ketua RT setempat. Namun direncanakan akan dibuka 1 tenda yang merupakan posko gabungan dari dinas terkait, baik Dinas Sosial, BPBD, Dinas Kesehatan maupun semua relawan.

Adapun bantuan yang sudah diterima baik dari BPBD maupun dari Dinas Sosial seperti kasur, karpet dan perlengkapan alat kebersihan.

“Untuk makanan, ada makanan siap saji, makanan bayi, kemudian kami juga siapkan makan siang dan makan malam baik untuk korban maupun relawan yang ada,”tandas Kadis Sosial Muli Ani

Sampai hari ini (Selasa, 21/7/2026) diakui oleh Kadis Sosial bahwa pihaknya belum memberlakukan tanggap darurat melainkan masih penanganan awal.

“Untuk tanggap darurat,nanti dirapatkan kembali dengan Pak Wali, apakah ini masuk tanggap darurat atau siaga darurat,”ujar Muli Ani, Kadis Sosial Kota Sorong.(min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.