SORONG- Gubernur Provinsi Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos melepas 71 Kafilah Provinsi Papua Barat Daya yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah 11-20 September 2026.

Pelepasan Kafilah MTQ Provinsi Papua Barat Daya yang ditandai dengan penyerahan bendera pataka Provinsi Papua Barata Daya oleh Gubernur Elisa Kambu kepada Plt Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Papua Barat Daya Abu Bakar Alhamid, S.Sos, M.Si berlangsung di Lantai 3 Kantor Gubernur, Minggu sore (6/9/2026).

Dilaporkan oleh Ketua Umum LPTQ Papua Barat Daya, Abu Bakar Alhamid, bahwa setelah melalui proses seleksi pembinaan, pelatihan dan persiapan yang telah dilakukan oleh LPTQ bersama para pelatih dan pembina, maka Provinsi Papua Barat Daya mengirimkan kafilah Papua Barat Daya sebanyak 71 orang untuk mengikuti MTQ Nasional di Semarang, Jawa Tengah.
Dari 71 Kafilah Provinsi Papua Barat Daya, peserta yang akan bertanding sebanyak 41 orang dengan akan mengikuti 9 cabang lomba. Selain pelatih 10 orang, official 10 orang dan pendamping 10 orang.
“Jumlah tersebut merupakan representase dan ikhtiar kita bersama untuk memberikan yang terbaik bagi Provinsi Papua Barat Daya, “ujar Plt etua Umum LPTQ Papua Barat Daya, Abu Bakar Alhamid.
Kepada Gubernur Elisa Kambu, Plt Ketua Umum LPTQ juga melaporkan persiapan yang sudah dilakukan yakni mulai dari proses seleksi, pemetaan potensi, pembinaan latihan hingga pemantapan kemampuan peserta pada masing-masing cabang lomba yang diikuti,
Diakuinya, prestasi tidak bisa diraih secara instant melainkan hasil dari proses yang panjang, kerja keras, kedisiplinan, pembinaan yang berkesinambungan serta dukungan dari semua pihak.
“Kami berharap seluruh peserta ta
“Kami berharap seluruh peserta tampil dengan penuh percaya diri, menjaga nama baik Papua Barat Daya, menjunjung tinggi sportivitas serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik. Kami tentu berharap kafilah Provinsi Papua Barat Daya mampu meraih prestasi dan mengharumkan nama Provinsi Papua Barat Daya di tingkat nasional,”ujar Abu Bakar Alhamid.
Namun dari semua itu yang terpenting lanjutnya,kafilah Provinsi Papua Barat Daya mampu menjadi duta qur’an dan duta Papua Barat Daya yang membawa nilai-nilai qur’an, persaudaraan, kedamaian dan toleransi.
Sementara itu Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu dalam sambutannya mengatakan bahwa kafilah Papua Barat Daya hadir di MTQ Nasional XXXI dimana semua berkumpul secara nasional sehingga diharapkan jadi momentum yang tepat untuk mendoakan pemimpin bangsa agar Indonesia bisa keluar dari situasi yang dihadapi saat ini.
Selain itu kepada Kafilah Papua Barat Daya, Elisa Kambu menegaskan bahwa tujuan Kafilah Papua Barat Daya bukan untuk juara.
“Kalaupun itu terjadi, itu hanya bonus dari Tuhan. Kita datang dengan hati yang Ikhlas, hati yang tulus mempersembahkan yang terbaik. Ketika kita melakukan ini dengan baik, maka juri maupun orang lain yang mendengar maka secara spontanitas ada pengakuang yang luar biasa,”ujar Elisa Kambu.
Dikatakan Gubernur, mengikuti lomba MTQ semata karena untuk ibadah, untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Pen8cipta maka hasilnya adalah juara.
“Kalau ko target ko tra akan dapat (juara,Red). Tugas kita adalah doa, kita tenang, tidak ada masalah, kita tulus maka Allah akan punya kuasa,”ujar Elisa Kambu.
Kepada Kafilah Papua Barat Daya, Elisa Kambu juga berpesan untuk selalu kompak, dan menjaga nama baik Provinsi Papua Barat Daya.
Rangkaian acara pelepasan Kafilah Papua Barat Daya, qoriah terbaik Papua Barat Daya, Sarah Yunita, S,Ag, M.Pd dalam pembacaan Al Quran menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan lengkingan suara yang begitu merdu hingga membuat tamu udangan pun terkagum-kagum.
Setelah dilepas secara resmi oleh Gubernur, Kafilah Papua Barat Daya dijadwalkan bertolak menuju Semarang, Jawa Tengah pada 9 September 2026.
Hadir dalam acara pelepasan Kafilah Papua Barat Daya, Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, S.Pd.I, MM, Asisten I Setda Papua Barat Daya, Dr Suardi Thamal, MM, Asisten III, Dra Atika Rafika, M.Si, pimpinan OPD Pemprov Papua Barat Daya, Ketua MUI Papua Barat Daya, Abu Bakar Loji, S.Pd, M.Pd, Ketua LASQI Papua Barat Daya, Sanusi Rahaningmas, pimpinan organisasi wanita dan tamu undangan lainnya. (ros)











