SORONG– Bekerjasama dengan Kementerian Perindustrian, anggota Komisi VII DPR RI Dapil Papua Barat Daya, Dr Rico Sia, M.Si menggelar kegiatan bimbingan teknik (Bimtek) selama 4 hari berturut-turut mulai dari tanggal 2-5 September 2026.

Kegiatan Bimtek yang tersebar di 3 titik yakni, Kota Sorong, Kabupaten Sorong dan Kabupaten Sorong Selatan disambut antusias para peserta. Berdasarkan data yang dihimpun dari tenaga ahli (TA) Rico Sia, untuk di Kota Sorong, Bimtek diikuti 80 peserta yang meliputi 40 peserta Bimtek komputer, 20 peserta Bimtek sablon dan 20 peserta Bimtek menjahit.

Sementara di Kabupaten Sorong, 40 peserta Bimtek menjahit dan Kabupaten Sorong Selatan 40 Peserta Bimtek pembuatan aneka kue.
Setelah semua rangkaian Bimtek dilaksanakan, Sabtu (5/9/2026), kegiatan Bimtek ditutup secara resmi oleh Rico Sia bersama Direktur Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kimia, Sandang, dan Kerajinan Direktorat Jenderal IKM, Budi Setiawan, ST, MM, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Sorong, Eduard Jitmau, SE serta pejabat terkait lainnya.

Sebelum acara penutupan peserta dihari terakhir Bimtek mendapatkan pembekalan materi Kewirausahaan bagi IKM dan peran pemerintah dalam pengembangan IKM, sosialisasi Pendaftaran Ijin Usaha melalui OSS, pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi usaha mikro, kecil dan menengah oleh para narasumber yang kompeten di bidangnya.
Dalam sambutannya pada acara penutupan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Sorong, Eduard Jitmau berharap kepada para peserta untuk dapat mengaplokasikan materi yang diterima selama dalam kegiatan Bimtek sehingga bisa tumbuh jadi pelaku usaha mandiri yang pada gilirannya dapat menopang ekonomi keluarga.
Eduard Jitmau juga berharap kegiatan Bimtek dapat terus berlanjut. “Mari kita kawal secara bersama-sama sehingga para peserta bisa mandiri dan berkembang,”tandasnya.
Sementara itu, Direktur IKM Kimia, Sandang dan Kerajinan, Budi Setiawan memberikan apreseasi kepada anggota Komisi VII DPR RI, Rico Sia yang telah memberikan support yang begitu besar sehingga Bimtek penumbuhan dan pengembangan wirasa usaha baru IKM bisa dilaksanakan di Provinsi Papua Barat Daya.
“Kegiatan ini tidak akan terjadi, tidak akan dilaksanakan kalau tidak ada Pak Rico. Mudah-mudahan program kita kolaborasi dengan pak Rico memberikan manfaat bagi masyarakat di Kota Sorong, Kabupaten Sorong dan Kabupaten Sorong Selatan.
Budi Setiawan juga mengatakan, tahun ini merupakan yang kedua kali, pihaknya menggelar kegiatan Bimtek dengan arahan dan dukungan dari Rico Sia.
Agar program yang dilaksanakan Kementerian Perindustrian bisa menyentuh masyarakat di Papua Barat Daya, Budi Setiawan pun berharap legislator Rico Sia tidak pindah dari Komisi VII.
“Nanti kalau bapak (Rico Sia) pindah, kami tidak datang lagi ke sini (Papua Barat Daya, Red),”tandas Budi Setiawan yang disambut tepuk tangan dari pejabat dan para peserta.
Menyampaikan sambutan, Rico Sia mengatakan bahwa materi pelatihan yang sudah diberikan kepada para peserta tidak berhenti sampai di sini saja tapi akan terus berlanjut. Karena itu wakil rakyat dari Partai Nasdem ini sampai mengungkapkan perlu melengkapi kelompok peserta dengan peralatan seperti mesin jahit.
Siapa tahu kata Rico Sia, bisa diperjuangkan anggarannya sehingga melalui Kementerian Perindustrian bisa dapat alat mesin jahit. Mendengar Rico Sia menyampaikan hal ini, langsung disambut aplaus gemuruh dari para peserta. Kebutuhan yang diperlukan kelompok wira usaha mandiri IKM, Rico Sia mengatakan bisa didisukusikan dengan tenaga ahlinya Semarga Kebibe.
Bahwa Bimtek yang digelar sejak tahun 2025 menurut Rico Sia, itu bisa terlaksana atas perjuangan dirinya selaku anggota Komisi VII DPR RI bersama pemerintah hingga anggaran untuk program pelaksanaan Bimtek penumbuhan dan pengembangan wira usaha mandiri IKM bisa direalisasikan.
Fashion Show Peserta Bimtek Hidupkan Suasana
“Saya berharap pemerintah daerah bisa menyambut ini, bukan hanya memberikan ijin tapi hasil-hasil yang diciptakan, seperti aneka kue, bisa ditampung, kemudian tempat service komputernya dan lainnya, pemerintah daerah bisa bergayung sambut dengan kegiatan ini sehingga membuat perekonomian di daerah kita Papua Barat Daya ini semakin kreatif berinovasi dan semakin sejahtera,”ujar Rico Sia.
Anggota DPR RI Dapil Papua Barat Daya dua periode, Rico Sia juga mengatakan, sektor ekonomi dari IKM akan sangat mendukung dunia pariwisata. Dengan berkembangnya pariwisata tentu hasil karya seperti industri kerajinan akan semakin cerah pemasarannya.
Menariknya, dalam rangkaian acara penutupan, ditampilkan fashion show dari para peserta dengan hasil karyanya yang diperoleh selama mengikuti Bimtek. Seperti busana hasil Bimtek menjahit dan kaos yang disablon yang semunya ditampilkan para peserta dengan penuh percaya diri, hingga tampak membuat anggota DPR RI Rico Sia dan pejabat lainnya terkagum-kagum.
Fashion show dari peserta Bimtek membuat suasna jadi ramai dimana para peserta pada tepuk tangan melihat rekannya jalan berlenggak -lenggok pamerkan hasil karyanya.
Salah satu peserta Bimtek komputer mengaku kegiatan yang diikuti sangat bermanfaat karena banyak ilmu yang didapatkan. Hal yang sama juha diungkapkan peserta Bimtek menjahit. “Kegiatannya bagus sekali, jadi tahun sedikit-sedikit jahit baju yang tadinya tidak tahu sama sekali,”tandasnya. (min)









