Pimpin Rapim, Kapolda PBD Ingatkan Pentingnya Swasembada Pangan

SORONG– Setelah mengikuti rapat pimpinan (Rapim) TNI Polri  di Jakarta belum lama ini, Kapolda Papua Barat Daya (PBD) Brigjen Pol Gatot Haribowo, S.IK, M.AP dalam menindaklanjuti  kebijakan Kapolri  dengan menggelar Rapim Polri di lingkup Polda Papua Barat Daya, Jumat, 20 Februari 2026.

Kapolda bersama PJU Polda Papua Barat Daya usai Rapim. (Foto : Humas Polda PBD)

Dalam Rapim yang berlangsung di Aula Mapolda, beberapa hal disampaikan oleh Kapolda. Khususnya terkait kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menggalakkan swasembada pangan.

Suasana Rapim Polri di Mapolda PBD. (Foto : Humas Polda PBD)

Pentingnya swasembada pangan disampaikan oleh Kapolda yakni  bagaimana swasembada pangan harus bisa tampil dengan kondisi situasi global politik dunia yang kita tidak tahu kedepan seperti apa .

Dalam  situasi yang benar-benar dikatakan itu banyak keinginan, untuk bisa mengakuisisi atau mengancam negara lain, paling tidak apa yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk bertahan dengan swasembada pangan yang ada.

Dan Polri tegas Brigjen Pol Gatot Haribowo sampai saat ini sudah ikut memberikan andil dan kontribusi nyata terkait dalam penciptaan swasembada pangan di daerah.

Contohnya bagaimana Polri berperan Dalma memaksimalkan SPPG. “Kemudian Polri ikut juga didalam penanaman jagung yang itu tentunya bisa jadi salah satu komoditas bahan pangan nanti kemudian hari yang bisa jadi andalan bagi masyarakat Indonesia selain padi atau beras,”ucap Kapolda kepada media.

Selain penanaman jagung, banyak hal lain yang merupakan kebijakan pemerintah yang telah ditindaklanjuti oleh Polri di tingkat daerah.

Untuk SPPG diakui Kapolda, belum ada di Polda Papua Barat Daya. Tapi
di beberapa Polda lain  sudah terealisasi.  Mebes Polri terang Kapolda juga ingin membantu untuk pelaksanaan SPPG tentunya untuk realisasinya tetap berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional.

Mengelola SPPG perlu persiapan yang matang. Sementara Polda Papua Barat Daya sendiri sampai saat ini kantornya masih numpang. Untuk tanah Polda Papua Barat Daya saja sampai saat ini belum punya.

“Untuk rekomendasi tanah yang akan digunakan memang sudah ada tapi kan belum jelas statusnya artinya untuk pembayaran lahan dari pemerintah daerah kan belum terealisasi sampai saat ini,”tandas Kapolda didampingi Wakapolda Kombes Pol Semmy R.Tabha dan Kasubid PID Humas Polda PBD, Kompol Anis DJ.

Dengan kondisi yang dihadapi itulah Polda Papua Barat Daya memaksimalkan sumber daya yang dimiliki.

Terkait dengan perintah Presiden untuk memerangi sampah, Kapolda mengatakan juga telah ditindaklanjuti  dan akan terus dilaksanakan. “Namanya kebersihan bagian dari iman dan tentunya kebersihan ini yang akan mendukung kita hidup jauh lebih sehat,”ujar Kapolda.

Terkait dengan pengamanan di Bulan Suci Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kapolda mengatakan perlu memberikan himbaun kepada masyarakat, khususnya yang akan mudik.

Dimana jika memang dari sisi keamanan tidak merasa yakin  rumahnya ditinggal mudik, bisa berkoordinasi dengan polsek terdekat untuk melaksanakan patroli di wilayah terkait.

“Mira-miras yang tidak berijin yang marak, tadi  saya sudah sampaikan juga kepada Kapolres untuk menindaklajuti hal tersebut yang  tentunya untuk  memberikan kenyamanan bagi masyarakat khususnya bagi umat muslim yang menunaikan ibadah puasa,”ujar Kapolda. (min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.