SORONG – Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong melalui Dinas Sosial Kota Sorong terus mengintensifkan penanganan terhadap warga terdampak kebakaran yang terjadi di Klademak Pantai Kelurahan Malawei dan Kelurahan Klaligi pada Rabu, 24 Juni 2026.

Penanganan dilakukan secara terpadu bersama lintas sektor untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi.
Data terbaru penanganan tercatat 90 rumah terdampak, terdiri dari 82 rumah rusak berat dan 8 rumah rusak ringan.
Selain itu ada 529 jiwa mengungsi, meliputi:
381 jiwa (87 KK) dari Kelurahan Malawei, 148 jiwa (45 KK) dari Kelurahan Klaligi. Dari musibah kebakaran di Klademak Pantai, 1 orang mengalami luka-luka, dan tidak ada korban jiwa.
Langkah penanganan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Sorong yakni mendirikan tenda pengungsian dan posko bantuan logistik.
Selain itu operasional dapur umum serta distribusi makanan siap saji. Untuk penyaluran bantuan awal berupa kasur, selimut, perlengkapan anak, pakaian, dan kebutuhan keluarga.
Berkoordinasi dengan dinas terkait, Pemkot Sorong juga membuka posko kesehatan serta persiapan pembangunan 3 unit MCK darurat untuk mendukung sanitasi pengungsi.
Sinergi lintas sektor terus diperkuat melalui kolaborasi BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, TNI, POLRI, PMI, TAGANA, Pramuka, dan Dinas Cipta Karya Kota Sorong guna mempercepat pemulihan kondisi masyarakat terdampak.
Dinas Sosial Kota Sorong melaporkan, kebutuhan mendesak saat ini masih meliputi pakaian dalam, susu anak, popok, pembalut wanita, serta dukungan pengelolaan sanitasi dan kebersihan lingkungan pengungsian. (**/min)






