SORONG– Ditandai dengan penyerahan bendera Pataka oleh Ketua.DPD Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Provinsi Papua Barat Daya, Maria Lo Mansawan, Natalia Kristiani, Kamis (7/5/2026) resmi memimpin DPC APJI Kabupaten Sorong.

Dalam acara pengukuhan yang digelar di Homestay Jessun Jln Basuki Rahmat, bersama Natalia Kristiani sebagai Ketua DPC Kabupaten Sorong, Ketua DPD APJI Papua Barat Daya juga mengukuhkan Ketua DPC APJI Kota Sorong Meiland Makalisang, Ketua DPC APJI Kabupaten Raja Ampat Rugaya Alhamid, dan Ketua DPC APJI Kabupaten Sorong Selatan, Oktovianus Lewerissa, S.IP, M.Si.

Pengukuhan Ketua-Ketua DPC APJI ditandai dengan penyerahan bendera pataka dan penandatanganan berita acara.
Kepada media, Natalia Kristiani mengatakan, setelah dilantik, Ia dan jajaran pengurus akan memajukan APJI khususnya untuk para pengusaha jasa boga Indonesia yang ada di area Kabupaten Sorong.
Dalam program utamanya, Natalia Kristiani mengatakan akan berkolaborasi dengan pemerintah dalam memajukan program pemerintah yakni program makan bergizi gratis (MBG).
“Harapan saya ke depan supaya semua para pengusaha jasa boga baik yang dari level bawah sampai dengan level atas, kita sama-sama memajukan usaha kuliner di Kabupaten Sorong terutama kita harus ingat menjaga mutu, sesuai dengan mara kami ,”ujar Natalia Kristiani didampingi pengurus APJI Kabupaten Sorong.
Ketua DPD APJI Papua Barat Daya Maria Lo Mansawan mengatakan yang akan dilakukan sebagai langkah awal yakni melanjutkan setiap program yang sudah diprogramkan.
“Bahkan program itu kami akan tingkatkan terutama di bidang UMKM, kami akan mengajak untuk UMKM yang ada di Papua Barat Days untuk bergabung,”ujar Maria Mansawan.
Ketua Umum DPP APJi Tashya Megananda Yukki optimis APJI Papua Barat Daya dibawa kepemimpinan Maria Mansawan akan memajukan para pengusaha jasa boga melalui program-program pelatihan.
Dalam perannya mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Ketum APJI Tashya mengatakan, APJI bisa menscreening dapur MBG agar memenuhi standar dan memenuhi petunjuk teknis (juknis) Badan Gizi Nasional (BGN),”ujar Tashya. (min)







