SORONG– Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar Kerukunan Perantau Masyarakat (KPM) Bone di Gedung Baruga KKSS Kota Sorong, Papua Barat Daya, Minggu (30/8/2026) berlangsung lancar dan khidmat.

Dalam peringatan Maulid Nabi kali ini, KPM Bone yang tergabung didalamnya, KPM Bone Provinsi Papua Barat Daya, KPM Bone Kota Sorong serta Ikatan Wanita Keluarga (IWK) Bone menyuguhkan acara yang sarat akan nuansa dan adat Bugis.

Usai pembacaan kalam Ilahi dan saritilawah, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H diawali dengan pembacaan barsanji dengan versi Bahasa Bugis yang begitu fasih dilantunkan oleh H. Bahar yang sehari-hari bendahara BPD KKSS Kota Sorong.

Pembacaan barsanji dengan menggunakan Bahasa Bugis tampak menarik perhatian tamu undangan dan warga Bone lantaran momen ini sudah jarang terdengar di tanah perantauan Papua Barat Daya.

Usai pembacaaan barsanji, suasana pun bertambah khidmat saat dilanjutkan dengan pembacaan salawat nabi yang dipimpin H. Wahyudin, S,Ag, M.Pd.
Ketua KPM Bone Provinsi Papua Barat Daya,H. Hasbullah, S.Sos dalam sambutannya memberikan apreseasi kepada panitia peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang tahun ini mulai dari ketua panitia, sekretaris dan bendahara diberikan kepercayaan kepada ibu-ibu yang tergabung dalam IWK Bone Provinsi Papua Barat Data yang dipimpin Hartini Destiayu.
“80 persen ini adalah hasil dari ibu-ibu, Ikatan Wanita Bone, disini kita hanya membantu, diperintah, semua yang terlibat adalah ibu-ibu,” ujar H. Hasbullah.
Sementara itu, Ketua Panitia Jumriah Muchsin dalam laporannya menyampaikan bahwa anggaran kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini adalah hasil swadaya warga Bone yang kemudian diungkapkan secara transparan mulai dari dana terhimpun hingga sisa saldo,
Kepada segenap warga Bone yang telah berpartisipasi menyukseskan peringatan Maulid Nabi ini, Ketua Panitia Jumriah Muchsin pun menyampaikan terima kasih.
Menyampaikan sambutan dalam peringatan Maulid Nabi KPM Bone, Ketua BPW KKSS Provinsi Papua Barat Daya, Ir H. Mujhammad Said, ST, IPM, M.Pd berpesan agar di tanah Rantau warga KKSS saling mendukung, tidak iri dengan kesuksesan yang diraih orang lain.
“Kalau ada orang kita yang sudah ada di posisi atas, jangan kita berusaha untuk tarik ke bawah lagi, karena dimana kita bergantung lagi kalau yang ada di atas kita kasih turun ke bawah lagi. Justru yang ada di bawah itu kita tarik ke atas. Itulah yang orang Bugis sampaikan, “sirui menre’, tessirui no” artinya saling mendukung untuk menuju ke tempat tertinggi, dan jangan pernah menarik saudara-saudara kita atau keluarga kita yang sudah di atas,”pesan H. Said.
Di momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad ini, Wakil Wali Kota Sorong, H. Ansar Karim, A.Md dalam sambutannya mengajak warga Bone untuk meneladani sifat Nabi Muhmmad SAW yang memiliki ahlak yang jujur (al amin).
Karena tidak jujur itulah yang mengantarkan kasus korupsi terjadi dimana-mana, bukan hanya di lingkup pemerintahan tapi merambah hingga ke perguruan tinggi. Hal inilah yang menjadi keprihatinan yang disampaikan oleh Wakil Wali Kota Sorong yang mengaku tidak kompromi dengan tindakan korupsi.
Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW disampaikan oleh Dr Sudirman, SH, M.Hi yang sehari-hari Wakil Rektor I IAIN Sorong. Jika pembacaan barsanji versi Bugis mengantarkan suasana seperti berada di kampung halaman, Dr Sudirman pun tidak mau kalah dan menyampaikan hikmah Maulid Nabi dengan dua bahasa, yakni Bahasa Bugis campur Bahasa Indonesia.
Disampaikan Dr Sudirman bahwa Maulid Nabi Muhammad SAW yang setiap tahun diperingati hendaknya dijadikan momentum untuk lebih dekat Rasulullah SAW. Tujuan utama Nabi Muhammad diutus untuk mengingatkan umatnya untuk senantiasa taat dengan perintah Allah SWT.
Menjelaskan makna nama Nabi Muhammad SAW, Dr Sudirman kemjudian mengatakan “Visinya Nabi Muhammad satu, bagaimana mengingatkan kita semua supaya memuji kepada yang ahad yaitu Allah SWT”.
Ia juga mengingatkan agar senantiasa melaksanakan rukun Islam mulai dari syahadat, sholat, puasa, zakat, haji tempatnya bermeditasi untuk menemukan titik-titik spiritual kita kembali mengingat kepada Allah SWT.
Dalam ceramahnya, Dr Sudirman mengajak warga Bone agar Maulid Nabi dijadikan sebagai momentum meneguhkan niat di dalam hati untuk meneladani Nabi Muhammad SAW.
“Orang yang paling sukses di dunia ini dan di akhirat kelak, yang mudah mempertanggung jawabkan apa yang pernah kita lakukan selama kehidupan kita,”tandasnya,
Selain Wakil Wali Kota Sorong dan Ketua BPW KKSS Papua Barat Daya,hadir dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW KPM Bone, Gubernur yang diwakili Asisten I Setda Provinsi Papua Barat Daya, Dr Drs Suardi Thamal, MM, Komandan Pasmar 3 Sorong yang diwakili Letkol Mar Zailnal, M.Tr, OPSLA, Ketua BPD KKSS Kota Sorong, H. Firman Baco, anggota DPR Kota Sorong yang juga Ketua KPM Bone Kota Sorong, Nuryadi Abot, Samsul Ikram Bakri, ketua-ketua pilar KKSS dan tamu undangan lainnya.
Rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW KPM Bone diakhir dengan pose bersama dan pembagian ember maulid. Tadisi peringatan Maulid Nabi tidak lepas dari rebutan telur di pohon pisang yang ditancapkan puluhan telur. (min)









