IWSS PBD HUT ke- 3, Ini Harapan Hartini Destiayu

SORONG– Tiga tahun hadir di Provinsi  Papua Barat Daya,  Ikatan Wanita Sulawesi Sekatan  (IWSS)  Provinsi Papua Barat Daya (PBD) telah menunjukkan peran dan eksistensinya dimana Pengurus Wilayah (PW)  IWSS Papua Barat Daya telah merangkul wanita-wanita Sulsel yang ada di perantauan Provinsi Papua  Barat Daya yang terlihat dari anggota PW IWSS Papua Barat Daya yang terus bertambah.

Ketua Garnita Malahayati Nasdem, Hartini Destiayu (kiri) dalam momen HUT ke-3 IWSS Papua Barat Daya. (Rosmini/SuaraSorong.com)

Hal ini sebagaimana disampaikan Hartini Destiayu, Ketua Garnita Malahayati Nasdem Provinsi Papua Barat Daya yang juga Ketua Ikatan Wanita Keluarga (IWK) Bone Papua Barat Daya. 

Potret IWSS Papua Barat Daya di HUT ke-3 tanggal 31 Januari 2026. (ist)

Meski keberadaan IWSS Papua Barat Daya telah menggaung di provinsi ke 38 ini, namun Ayu-sapaan akrabnya- menilai IWSS PBD masih harus terus mengembangkan sayapnya sehingga seluruh wanita Sulsel  dari berbagai latar belakang, profesi  dapat turun ambil bagian di IWSS Papua Barat Daya.

“IWSS sendiri berdiri pada tahun 1977 dibawah naungan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS). Tergabungnya wanita-wanita Sulsel di perantauan khususnya di Provinsi Papua Barat Daya ini, saya kira masih perlu ada pendekatan dengan wanita-wanita Sulsel sehingga yang tergabung di IWSS ada peningkatan, mungkin dari setiap pilar -pilar  KKSS ada wanita Sulawesi Selatan tergabung di IWSS Papua Barat Daya,”ujar Ayu.

Lebih lanjut dikatakan Ayu, IWSS Papua Barat Daya yang bertujuan menghimpun dan memberdayakan wanita Sulsel  yang ada di perantauan khususnya keturunan Sulawesi Selatan, saat ini fokus pada upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mempertahankan budaya serta telah memiliki kepengurusan nasional dan internasional  tentunya akan lebih berkembang, solid sebagai  satu kesatuan jika perwakilan dari masing-masing pilar yang ada di KKSS turun berperan, sehingga IWSS Papua Barat Daya benar-benar menggambarkan wanita Sulsel dari seluruh kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Selatan.

“Saya pikir mungkin harus ada perwakilan dari masing-masing pilar yang terdaftar di KKSS. Alangkah baiknya jika  perwakilan  dari  masing-masing pilar untuk wanita Sulsel khususnya yang  ada di Papua Barat Daya ini. Karena IWSS merupakan badan otonom dari KKSS yang bertujuan ingin meningkatkan kualitas, kemandirian dan memberdayakan wanita-wanita Sulsel yang ada di perantauan,”tandas Ayu yang juga Ketua Rumah Aspirasi Sahabat Rico Sia.

Dengan adanya perwakilan masing-masing pilar di IWSS Papua  Barat Daya, lanjut Ayu,tentunya akan lebih memperkokoh silaturahmi yang selama ini sudah terjalin dengan baik.

“Jadi menurut saya kunci memajukan IWSS salah satunya ada perwakilan dari masing-masing pilar di KKSS untuk wanita Sulawesi Selatan yang ada di perantauan Papua Barat Daya sehingga  silaturahmi yang terdapat di IWSS ini dapat tercipta dengan harmonis, dengan baik. Jika kita sudah dapat mengambil perwakilan dari  masing-masing pilar di KKSS saya yakin, IWSS di Papua Barat Daya ini akan semakin maju, sehingga gaung IWSS di Papua Barat Daya sangat Nampak terlihat oleh masyarakat pada umumnya,”terang Ayu kemudian.

Menyinggung keberadaan organisasi kerukunan yang kerap dipandang sebagai batu loncatan untuk ke dunia politik  seperti menyasar lembaga legislatif,  Ayu tidak memungkiri anggapan tersebut. Namun menurutnya, tidak semua orang yang aktif di organisasi kerukunan seperti IWSS mau terjun ke dunia politik.

“Tidak semua yang tergabung di organisasi bertujuan mau maju ke legislatif. Karena saya pikir organisasi apapun tujuan kita itu belajar organisasi. Terutama  di organisasi IWSS dimana kita dapat belajar bagaimana cara berkomunikasi dengan berbagai latar belakag, karakter dan sifat  sesorang yang berbeda.  Sehingg di dalam organisasi ini kita sama-sama belajar. Kalau tujuan untuk maju ke dunia politik saya pikir itu bukan tujuan utama kita,”tandasnya.

Sebagai Ketua Garnita Malahayati Provinsi Papua Barat Daya, Ayu mengatakan siap berkolaborasi, bersinergi dengan IWSS Papua Barat Daya dalam memajukan peran kaum perempuan di Provinsi Papua Barat Daya.

Terkait dengan HUT Ke-3 IWSS Papua  Barat Daya, 31 Januari 2026, Ia pun menyampaikan ucapan selamat dan berharap IWSS Papua Barat Daya terus bertumbuh bersama pemerintah membangun Provinsi Papua Barat Daya.

“Saya Hartini Destiayu, Ketua Garnita Malahayati Nasdem Papua Barat Daya, juga Ketua Ikatan Wanita Keluarga Bone adalah bagian dari IKatan Wanita Sulawesi Selatan Papua  Barat Daya mengucapkan  Selamat Hari Jadi IWSS Papua Barat Daya sehingga kedepannya wanita-wanita Sulawesi Selatan yang ada di Papua Barat Daya dapat  membentuk mentalitas wanita tangguh dengan menanamkan rasa percaya diri,  daya tahan dan kemandirian sehingga dapat memotivasi, menginspirasi wanita-wanita  Sulsel untuk bangkit dari kegagalan, menghargai  diri sendiri dan berani mengambil kendali hidup sebagai wanita Sulsel yang  terus maju, mandiri dan penuh sportif. IWSS PBD,  Ewwako !,” pungkasnya. (min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.