SORONG– Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos dijadwalkan akan membuka perhelatan akbar, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) II Provinsi Papua Barat Daya pada Rabu Malam, 1 Juli 2026 di Halaman MAN Model Kota Sorong.

Selain Gubernur Papua Barat Daya, rangkaian acara pembukaan MTQ II Provinsi Papua Barat Daya juga akan dihadiri para kepala daerah dari 5 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Papua Barat Daya.
Plt Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Papua Barat Daya, Abukbakar Al Hamid, S.Sos, M.Si mengatakan, untuk pelaksanaan MTQ II ini, telah dilakukan berbagai persiapan oleh semua tim, pengurus, khususnya panitia MTQ II Provinsi Papua Barat Daya dengan ketuanya, H. Abdul Mutalib Salim, SE.

“Ya mudah-mudahan yang kita harapkan adalah pelaksanaan MTQ ke-2 tingkat Provinsi Papua Barat Daya ini bisa berjalan dengan baik dan segala fasilitas yang telah diberikan oleh Pak Gubernur kami sudah manfaatkan dengan semaksimal mungkin. Jadi harapan kami semua adanya dukungan dari masyarakat secara luas juga dan kami berusaha untuk menciptakan suasana, yang sejuk, damai, aman dalam pelaksanaan MTQ ini,”ujar Abubakar Alhamid kepada media di Halaman MAN Model, Senin sore (29/6/2026).
Dikatakan Alhamid, untuk pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 akan dilaksanakan 11-20 September di Semarang,Provinsi Jawa Tengah.
Menanyakan bagaimana keyakinan LPTQ Papua Barat Daya pada MTQ tingkat nasional, dikatakan bahwa MTQ tingkar provinsi tentunya untuk mencari bibit-bibit yang terbaik yang akan mewakili Provinsi Papua Barat Daya di tingkat nasional.
“Untuk menjadi juara di event tiket nasional itu mungkin ada, tapi ya tentunya persaingan lebih ketat. Dan yang lebih penting lagi bahwa kita mengharapkan agar Musabaqah Tilawatil Qur’an ini penghayatan, pengamalannya itu yang harus dicanangkan betul-betul oleh para peserta, bukan hanya semata-mata untuk juara. Karena apa? Nilai-nilai Al-Quran ini kan tetap harus terpatri d dalam jiwa kita semua, baik peserta maupun pengurus dan panitia yang ada. Karena dengan demikian, ya Insya Allah, Allah tentunya akan memberikan jalan terbaik untuk kita semua,”ujar Plt Ketua LPTQ Papua Barat Daya, Abubakar Alhamid.
Sementara itu Ketua Panitia MTQ II Provinsi Papua Barat Daya, H. Abdul Mutalib Salim mengatakan, H-2 hari ini, persiapan sudah mencapai 90 persen.
“Tinggal 2 hari lagi, Insya Allah kita sudah melaksnakan pembukaan. Insya Allah apa yang diamanatkan oleh LPTQ Provinsi Papua Barat Daya, Inya Allah kami sudah siap laksanakan pada tanggal 1 Juli 2026 malam pembukaannya nanti,”ujar Abdul Mutalib.
Dikatakan Talib-sapaan akrabnya-, MTQ II Provinsi Papua Barat Daya akan diikuti 202 peserta utusan dari 5 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Papua Barat Daya.
Dengan rincian, Kabupaten Sorong 38 orang, Kabupaten Sorong Selatan 25 orang, Kabupaten Maybrat 35 orang, Kabupaten Tambrauw 37 , Kabupaten Raja Ampat 27 orang dan Kota Sorong 38 orang.
“Jadi untuk peserta dari 5 kabupaten 1 kota, yaitu berjumlah 202 peserta dari berbagai mata lomba yang nanti dilombakan dalan pelaksanaan MTQ ke-2 Provinsi Papua Barat Daya,”ujarnya.
Talib juga mengakui bahwa pada MTQ II Provinsi Papua Barat Daya, 1 lomba tidak dilaksanakan yakni untuk tuna netra karena panitia maupun dari peserta belum siap. Lebih lanjut dikatakan, dengan official 60 orang, dewan hakim 41 orang, panitia 75 orang sehingga total 338 dipastikan siap hadir mensukseskan pelaksanaan MTQ II Provinsi Papua Barat Daya.
“Kami panitia mengucapkan terima kasih kepda ketua LPTQ Papua Barat Daya, dalam hal ini Pak Alhamid yang telah mengamanatkan kepada kita panitia untuk melaksankaan pelaksanaan MTQ . Selanjutnya kami panitia juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur Provinsi PBD dan Bapak Wagub yang telah menganggarkan anggaran kepada panitia untuk melaksanakan lomba MTQ yang akan dibuka oleh Bapak Gubernur,”tandas Ketua Panitia Abdul Mutalib Salim yang juga Ketua BKM Masjid Raya Al Akbar Sorong.
Selain para bupati dan wali kota, dan sekda, untuk acara pembukaan MTQ II Papua Barat Daya, panitia juga mengundang para tokoh agama, organisasi Islam, paguyuban, masjid-masjid dan komponen Islam lainnya. Terkait dengan juri yang dilibatkan pada MTQ II Papua Barat Daya, diakuinya bahwa dengan mempertimbangkan aspek profesionalisme, panitia mendatangkan 5 dewan juri dari luar yakni dari Makassar, Surabaya dan Jakarta.
“Dewan juri dari luar ini sudah pada tingkat proesionalisme, bersertfikasi tingkat nasional,”tandas Abdul Mutalib Salim.
Rangkaian acara pembukaan MTQ II Provinsi Papua Barat Daya pada Rabu malam (1/7/2026) diantaranya akan diisi dengan tilawah, drumband, kafilah dan tarian kolosal dengan penataan panggung yang lebih kokoh dan spektakuler.
Pantauan media ini, H-2, seharian, Ketua Panitia Abdul Mutalib mengawal tim panggung yang tengah bekerja menyiapkan segala sesuatunya. Tenda dan kursi untuk peserta dan tamu undangan semua telah siap dan tinggal menunggu Hari “H” 1 Juli 2026, rebana ditabuh dan untuk kedua kalinya, MTQ digelar di provinsi ke-38 ini. (min)
202 Peserta Siap Berlaga






