Dekan FK UNIPA Akui Diselamatkan AIPKI
SORONG– Merupakan satu catatan tersendiri, Provinsi Papua Barat Daya tepatnya Kota Sorong terpilih jadi tempat digelarnya even akbar “Forum Dekan 2026” yang dilaksanakan oleh Asosiasi Insititut Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI).

Bertempat di Antares Ballroom Vega Prime Hotel,”Forum Dekan 2026” AIPKI yang mengusung tema “Membangun Fondasi Dokter Indonesia Menuju Mutu Global Kurikulum Relevan dan Sistem Kesehatan Akademik yang Kuat”, dibuka secara resmi oleh Gubernur Papua Barat Daya yang diwakili Plt Sekda Drs Yakob Karet, M.Si, Jumat (30/1/2026).

Dalam sambutannya, Pj Sekda mengatakan, Forum Dekan AIPKI memiliki peran yang sangat strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan kedokteran di Indonesia. Memiliki komitmen besar untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, namun Pemprov Papua Barat Daya menyadari keterbatasan SDM kesehatan menjadi tantangan utama.

“”Oleh karena itu sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan kedokteran sangat kami harapkan terutama dalam menghasilkan dokter-dokter yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan semangat pengabdian kepada masyarakat,”ujar Pj Sekda, Yakob Karet.
Ketua AIPKI Prof Dr dr Wisnu Barlianto, M.Si, M.ed, Sp. A (K) mengatakan, APKI memiliki 137 anggota dari seluruh Fakultas Kedokteran di Indonesia.
Dalam perannya AIPKI hadir menghimpun seluruh Fakultas Kedokteran untuk bersama-sama mengawal pendidikan kedokteran di Indonesia sehingga bisa berjalan dengan baik dan berkualitas.
“Setiap enam bulan sekali kami melakukan Fordeka (Forum Dekan) AIPKI dimana awal tahun 2026 ini kita adakan di UNIPA (Universitas Negeri Papua), 6 bulan berikutnya kita adakan di tempat lain,”terang Wisnu Barlianto didampingi Humas dan Kemitraan AIPKI, Tonang Dwi Ardyanto dan Dekan Fakultas Kedokteran UNIPA dr Herlina Yulidia.
Salah satu konsen AIPKI jelas Wisnu Barlianto adalah mengimplementasikan apa yang sudah dicanangkan oleh Presiden RI untuk meningkatkan jumlah dokter dan dokter spesialis.
Yang artinya meningkatkan jumlah Fakultas Kedokteran dan Program Studi spesialis tanpa mengurangi mutu dari lulusan kedokteran.
Ditambahkan oleh Humas AIPKI, Tonang Dwi Ardyanto bahwa AIPKI mendorong semua anggota untuk bersama-sama mencapai kemajuan, sehingga pelayanan kesehatan merata dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.
“Tentu kami sangat bangga dan sangat senang bahwa teman-teman UNIPA sigap untuk segera mengikuti gerak langkah semua anggota FK se-Indonesia itu harapan kami,”ujar Tonang Dwi Ardyanto.
Tanpa ada syarat khusus, dikatakan bahwa seluruh Dekan Fakultas Kedokteran di tanah air menjadi anggota AIPKI. “Kalau mereka sudah ada ijin operasional, bisa mengajukan jadi anggota AIPKI, itu saja persyaratannya,”imbuh Wisnu.
Tonang juga mengatakan, pada prinsipnya AIPKI konsen untuk membantu peningkatan akses pelayanan kesehatan dengan menempatkan dokter-dokter di tanah Papua.
Hanya saja soal apakah perlu mendirikan Fakultas Kedokteran yang baru perlu dilakukan kajian-kajian. Karena menurutnya Fakultas Kedokteran di seluruh Indonesia sudah cukup banyak, masalah yang ada saat ini adalah terkait dengan distribusinya sehingga penempatan dokter merata di seluruh Papua.
“Saya kira Fakultas Kedokteran di UNIPA dan UNCEN itu sudah cukup ya, tinggal bagaimana meningkatkan eprotmennya dan mengawal proses pendidikan dan penempatannya,”tandas Ketua AIPKI Wisnu Barlianto.
Ditambahkan oleh Dekan Fakultas Kedokteran UNIPA, dr Herlina bahwa menjalankan proses pendidikan kedokteran dengan segala keterbatasan tentu tidak mudah.
“Tapi kita bisa berdiri, berjalan bersama-sama, AIPKI salah salah satu asosiasi yang menyelamatkan FK UNIPA sehingga bisa berjalan sampai sekarang dan menghasilkan lulusan. Makanya kami sangat terhormat, beliau-beliau bisa datang ke sini (Sorong, Red) karena bersama AIPKI-lah kami bisa menjalankan Fakultas Kedokteran dengan baik,”ujar dr Herlina.
Selain pimpinan OPD Pemprov Papua Barat Daya, dalam acara pembukaan hadir Asisten 2 Pemkot Sorong, Thamrin Tajuddin, ST, MM, Wakil Rektor UNIPA, Kepala LLDIKTI, Dr Suriel.S. Mofu, para pejabat dan tamu undangan lainnya. (min)






