Bahas 3 Pulau di Raja Ampat, Gubernur PBD Siap Ketemu Pemprov Maluku Utara

Pulau Sain, Piyai, dan Kiyas Pulau Orang Papua dan Harus Kembali ke Provinsi Papua Barat Daya

SORONG – Rapat penyelesaian permasalahan Pulau Sain, Piyai, dan Pulau Kiyas di Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya (PBD) digelar di Ruang Rapat Utama lantai 3 Kantor Gubernur PBD, Kamis (8/1/2025).

Gubernur PBD Elisa Kambu menyampaikan bahwa pihaknya telah mempersiapkan dokumen dan data pendukung untuk rencana pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, yang diharapkan difasilitasi oleh Kementerian Dalam Negeri.

Rapat membahas 3 Pulau di Raja Ampat yang saat ini dikuasai Maluku Utara. (Ist)

“Dokumennya sudah cukup, tinggal nanti kita sandingkan bersama-sama bagaimana kondisi dari kedua provinsi,” ujarnya.

Menurutnya, ketiga pulau tersebut merupakan wilayah PBD yang dicaplok dan harus kembali ke pangkuannya.

“Harus apapun caranya kita akan berjuang sampai pulau-pulau itu kembali, karena itu milik orang Papua dan Provinsi Papua Barat Daya ,” tegasnya.

Gubernur  Elisa Kambu juga menyatakan bahwa jika pertemuan belum menghasilkan keputusan, pihaknya akan menempuh jalur lain dan bahkan akan mengajak gubernur se-Tanah Papua untuk mendukung upaya tersebut.

“Ini bukan masalah satu orang Papua, tapi masalah tanah dan pulau orang Papua yang secara administratif masuk wilayah Papua,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi PBD saat ini sedang menunggu rencana pertemuan dengan Pemprov Maluku Utara yang difasilitasi oleh Kementerian Dalam Negeri dengan harapan dapat terwujud segera. (**/min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.