Aspirasi Rico Sia, 259 Siswa SD Negeri 26 Kota Sorong Terima Bantuan PIP

SORONG– Anggota Komisi VII DPR RI Dapil Papua Barat Daya, Dr Rico Sia, M. Si. Senin (3/8/2026) secara simbolis menyerahkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 259 siswa SD Negeri 26 di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Sorong Papua Barat Daya.

Anggota Komisi VII DPR RI Dapil Papua Barat Daya, Dr Rico Sia, M.Si saat menyampaikan sambutan. (Rosmini/SuaraSorong)

Penyerahan bantuan PIP diserahkan oleh Rico Sia kepada Kepala Sekolah SD Negeri 26, Ones Talabessy, S.Pd. M.Pd dan disaksikan dua anggota DPR Provinsi Papua Barat Daya dari Partai Nasdem yakni Renly Mansawan dan Zeth Kadakolo.

Rangkaian acara penyerahan bantuan beasiswa PIP disaksikan orang tua siswa berlangsung dalam suasana penuh canda dan tawa.

Reaksi siswa saat akan menjawab pertanyaan dari Rico Sia. (Rosmini/SuaraSorong)

Kepala Sekolah SD Negeri 26 Ones Talabessy dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada anggota DPR RI Rico Sia yang telah peduli dengan kemajuan pendidikan anak-anak sehingga anak-anak di SD Inpres 26 bisa mendapatkan bantuan PIP.

Rico Sia dalam momen bersama siswa SDN 26 Kota Sorong. (Rosmini/SuaraSorong)

“SD Negeri 26 Kota Sorong ini setiap tahun dapat bantuan dari PIP, terutama aspirasi dari anggota Dewan yaitu bapak Rico Sia. Tahun ini ada 200 lebih yang dapat bantuan PIP dan semuanya lancar-lancar saja,”ujar Kepsek SD Negeri 25 Ones Talabessy.

Untuk kriteria penerima bantuan PIP, dikatakan bukan pihak sekolah yang menentukan melainkan semuanya secara akumulasi diusulkan sesuai data pokok pendidikan (Dakodik). “Untuk menjadi kriteria penerima, pasti sudah ada kriteria dari pemerintah,”tandasnya.

Penyaluran bantuan PIP langsung masuk ke rekening siswa, dan sekolah jelas Ones hanya mengeluarkan surat rekomendasi yang menyatakan penerima PIP itu adalah siswa SD Negeri 26.

Adapun jumlah siswa SD Negeri 26 saat ini sebanyak 374 orang. “Saya berharap anak-anak kami terutama dari strata ekonomi menengah kebawah selalu mendapat bantuan PIP karena benar-benar bermanfaat bagi anak-anak. Kita harap tidak ada yang putus sekolah karena terhambat biaya pendidikan,”ujar Ones Talabessy.

Sementara itu anggota Komisi VII DPR RI Dapil Papua Barat Daya, Rico Sia dalam sambutannya mengatakan PIP merupakan program pemerintah yang diperuntukkan bagi siswa yang ekonomi keluarganya tidak mampu.

Karena terbatas, maka program PIP diperjuangkan oleh anggota dewan sesuai Dapilnya masing-masing.

“Jadi sebenarnnya bukan dari saya saja tapi ini juga perjuangan dari Rumah Aspirasi yang ketuanya ibu Desti Ayu dan anggota DPR Provinsi Papua Barat Daya Kakak Renly Mansawan yang Dapilnya ada di Kota Sorong,”sebut Rico Sia.

Yang pasti anggota DPR dari Partai Nasdem lanjut Rico Sia semuanya memperjuangkan agar program PIP bisa kucur di Dapilnya masing-masing.

Dalam rangkaian acara penyerahan bantuan PIP, Rico Sia menyelingi sambutannya dengan memberikan pertanyaan berhadiah kepada para siswa.

Tingkah polos dan lucu dari siswa terlihat saat Rico Sia mengajukan pertanyaan terkait lima sila dalam Pancasila. Ada yang salah sebut bahkan ada pula siswa yang mengaku lupa dan menanyakan kepada ibunya.

Siapa nama Kepala Sekolah SD Negeri 26 ,”tanya Rico Sia kepada salah satu siswa. Karena lupa, dengan polosnya, siswa tersebut langsung menuju ke kepala sekolah dan membaca nama Kepsek yang tertera di bajunya.

Dikesempatan tersebut, orang tua siswa ada yang menanyakan tentang pencairan beasiswa PIP yang tidak sama, dimana penerima yang lain sudah kucur tapi dia belum menerima.

Menjawab hal ini, Tenaga Ahli Rico Sia, Isti menjelaskan dua jenis SK program PIP yakni SK Pemberian dan SK Nominasi. Bagi siswa yang tahun lalu menerima PIP maka tahun ini langsung cair.

“Ada juga yang namanya SK Nominasi, dimana anak-anak bapak ibu sebelumnya belum pernah mendapatkan PIP. Jadi ketika mendapatkan PIP, maka harus diaktifkan dulu ke bank disertai surat rekomendasi dari sekolah. Ketika sudah diaktifkan ke bank itu harus tunggu 3 bulan dari proses aktifasi tersebut, nanti uang akan cair di rekening anak-anak bapak ibu sekalian,”terang Isti.

Ditemui media, Rico Sia mengungkapkan bahwa 2 periode di DPR RI, Ia telah memperjuangkan puluhan ribu program PIP.

“Bukan hanya PIP, kuliah juga kita bantu. Dan kali ini kami bekerjasama dengan lintas fraksi untuk membantu orang tua murid yang tidak mampu agar anak didik bisa segera mellanjutkan semkolah yang mereka cita-citakan,”ujar Rico Sia.

“Untuk jumlahnya sudah banyak, sudah puluhan ribu. Jumlah pastinya kita tidak ingat karena kita terus bekerja agar masing-masing sekolah dapat. Dan kali ini yang terbanyak di SD Negeri 26,”tandasnya. (min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.