SORONG– Meski konflik Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel dan Iran kini sedang bergejolak namun Pertamina memastikan stok bahan bakar avtur untuk penerbangan di Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong aman.
Aviation Fuel Terminal (AFT) Manager Bandara DEO Sorong, Wahyudi mengatakan, untuk Kota Sorong tersedia 2.000 liter avtur, sehingga ketahanannya sampai 20 hari ke depan.

“Stok avtur kami stabil. Dan ketersediaan selalu dimonitor pusat, sehingga stok aktur tidak terpengaruh oleh hal tersebut (konflik di Timur Tengah),”ujar Wahyudi kepada media usai mengikuti Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Tranaportasi Udara Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026/1447 H.
Dikatakan Wahyudi, penggunaan avtur di Bandara DEO Sorong mencapai 80.000 liter/hari. Dan pada puncak arus.mudik lebaran, penggunaan avtur di Bandara DEO Sorong mengalami kenaikan sekitar 2 persen.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Bandara DEO Sorong menggelar Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaran Trasportasi Udara yang dihadiri sejumlah stake holder termasuk 3 maskapai penerbangan yakni Garuda, Wingi Air dan Sriwijaya Air.
Kepala Bandara DEO Sorong, Soekarjo, SH, MH mengatakan, secara umum semua stakeholder siap dalam angkutan lebaran tahun 2026.

“Tidak ada masalah kalau untuk operasi luar bandara ya saya katakan operasi luar bandara peralatan keamanan dan lain-lain itu sudah siap,”ujar Soekarjo yang disapa Asep kepada media.
Terkait kepadatan calon penumpang pada puncak arus mudik lebaran, Kabandara DEO mengatakan secara hitung-hitungan dengan pesawat yang ada, kapasitas terminal Bandara DEO Sorong bisa menampung sekitar 2.000 orang dan diyakini saat ini masih cukup.
Adapun maskapai penerbangan yang masuk Sorong yakni Garuda, Lion, Batik, Wing Air, Transnusa, dan Sriwijaya.
Distrik Manager dari 3 maskapai penerbangan yang ditemui media yakni Garuda, Wings, dan Sriwijaya Air mengatakan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, seat ekonomi semua sudah terisi penuh.
Peak season terjadi pada November – Maret. “Tingkat keterisian Alhamdulillah sudah sekitar 95% untuk kelas ekonomi (penuh 100% dan rata‑rata 95%). Sisanya terisi oleh penumpang kelas bisnis,” jelas Distrik Manager PT Garuda Indonesia Nadya Annisa.
Dikatakan, untuk kelas bisnis, penumpang masih didominasi oleh wisatawan mancanegara.
Sedangkan untuk kelas ekonomi, selama periode November–Februari 2026, komposisi penumpang WNA mencapai sekitar 80%.
Menyesuaikan dengan tarif batas atas, dikatakan Nadya, tidak ada kenaikan harga tiket.
“Secara harga kami tidak menaikkan tarif karena terdapat tarif batas atas. Alhamdulillah saat ini semua kuota tarif batas atas, baik untuk kelas ekonomi maupun bisnis, sudah terpenuhi,”,terang Nadya.
Menyambut mudi lebaran, Nadya.mengatakan ada extra flight pada 14- 29 Maret dengan tujuan Jakarta-Sorong.
“Periode 12–18 Maret, penerbangan dari Jakarta sudah penuh, penerbangan dari Denpasar juga sudah penuh,”ungkap Nadya.
Diakuinya untuk Garuda dengan rute ke arah timur seperti Manokwari, Jayapura tidak ada karena ditangani oleh cabang lain.
Sementara Distrik Manager Wings Air, Suhardi mengatakan pihaknya menyediakan 1.500 kursi setiap hari untuk periode mudik Lebaran 2026.
“Untuk wilayah barat kelas ekonomi sudah terisi 100%. Yang ada tersisa bisnis kelas tujuan Jakarta saja,”ujar Suhardi.
Dikatakan, seat terisi penuh mulai 5 Maret hingga puncak arus mudik 23 Maret 2026.
Untuk harga tiket mengikuti kebijakan operator lain dan diakuinya ada pengurangan harga berupa subsidi pemerintah sekitar 5%.
Wing Air dengan penerbangan wlayah timur dikatakan permintaan tidak sebesar arah Pulau Jawa dimana sebagian besar penumpang menuju Pulau Jawa.
“Tidak ada extra flight tambahan selain penambahan satu slot untuk rute Sorong–Ujung Pandang (Makassar),”tandas Suhardi.
Wings Air terbang rute Sorong-Makassar 6 kali sehari. “Untuk keseluruhan grup dari/ke Sorong: 12–14 kali sehari. Dan untuk Makassar 6 kali sehari,”tandas Suhardi.
Sedangkan Sriwijaya Air yang mengoperasikan 1 pesawat dengan 129 kursi juga sudah full, semua kursi terisi penuh hingga tanggal 20 Maret 2026.
“Mulai tanggal 21, pemesanan akan dibuka kembali, dan itu masih ada keteelrsediaan saya cek berfariasi, sektar 60 persen tapi variasi ada hari yang sudah. penuh, ada hari yang masih kosong,”jelas Distrik Manager Sriwijaya Air, Christina Santi.kepada media.
Dikatakan, pesawat dari Ujung Pandang (Makassar)- Sorong berangkat.pukul 03.45 Wit, dan dari Sorong-Makassar berangkat jam 07.45 Wit.
Sampai saat in kata Christin, Sriwijaya tidak ada penambahan flight. Hal ini karena ada penambahan rute di beberapa.tempat sehingga slotnya dialihkan ke rute-rute yang baru. (min)





