2.000 Rumah Tangga di Papua Dapat Sambungan Listrik Gratis dari Pemerintah dan PLN

JAYAPURA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) menyelesaikan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) 2025 di Provinsi Papua.

Novera Sadiah menyalakan listrik di rumahnya, penerima BPBL. (Foto : Humas PT PLN UIW Papua dan Papua Barat)

Simbolis penyalaan program dilakukan oleh Ketua Seruni Bidang IV, Sri Suparni Bahlil, Executive Vice President Operasi Distribusi Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PT PLN (Persero), Ignatius Rendroyoko, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar, serta Plt Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Muchlis Karim di Kelurahan Imbi, Distrik Jayapura Utara, Papua, Selasa, 27 Januari 2026.

Jessica Kayoi (38), salah satu penerima program BPBL tersebut mengaku beberapa tahun belakangan menikmati akses listrik hanya dengan bergantung pada akses rumah kerabat yang sebelumnya harus hidup dalam kegelapan selama lima belas tahun.

Dengan bantuan pemasangan listrik ini, kini hidupnya menjadi lebih mudah dan nyaman untuk menggunakan peralatan elektronik seperti kipas angin, _rice cooker_, lampu, dan setrika bersama ketiga anaknya.

“Saya sangat bersyukur karena listrik adalah hal yang sangat penting. Kalau sudah punya sendiri kelihatannya akan lebih hemat dengan penggunaan yang tidak terlalu banyak. Biasanya kami bayar ke keluarga setiap bulan sekitar Rp100 ribu – Rp150 ribu. Sekarang dengan adanya meteran sendiri jadi bisa lebih tahu pemakaian yang digunakan. Semoga dengan listrik ini anak-anak saya bisa lebih mudah saat belajar malam hari. Terima kasih PLN dan Pemerintah,” papar Jessica.

Senada dengan Jessica, Novera Sadiah (45) yang merupakan seorang ibu rumah tangga juga menyampaikan rasa harunya atas bantuan pemasangan listrik gratis di rumahnya yang sudah enam tahun dibangun.

Hidup dalam keterbatasan listrik karena harus menyambung dengan rumah orang tua membuat aktivitas menjadi terbatas.

“Saya tau informasi bantuan ini dari Bapak RT dan saya sangat senang bisa menjadi salah satu penerima. Ini sangat bermanfaat. Semoga kedepan bisa terus ada lagi bantuan-bantuan seperti ini untuk warga lainnya yang membutuhkan. Saya ucapkan banyak-banyak terima kasih,” ungkap Novera.

Ketua Seruni Bidang IV, Sri Suparni Bahlil menyampaikan bahwa dengan kolaborasi dari seluruh pihak, Seruni hadir untuk menyalurkan bantuan listrik kepada masyarakat di Papua khususnya pemasangan listrik gratis.

Diharapkan bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan bijaksana sehingga seluruh instalasi kelistrikan yang ada tidak lagi untuk disambung karena setiap rumah telah memiliki listriknya masing-masing.

“Kita (Seruni) menciptakan ide gagasan dan juga mencari kolaborasi dengan kementerian lembaga dengan antar bidang kita bekerja sama untuk turut berkontribusi dalam rangka menyejahterakan rakyat bangsa dan negara melalui program-program. Apresiasi setinggi-tingginya juga kami haturkan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, PT PLN (Persero), serta semua pihak lain yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu atas dukungan dari semua pihak sehingga kegiatan hari ini dapat berjalan dengan baik. Semoga Papua semakin terang, semakin sejahtera, dan juga semakin berdaya,” ungkap Sri.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar menjelaskan kehadiran PLN melalui program BPBL milik Kementerian ESDM ini diharapkan mampu mendorong roda perekonomian dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. PLN terus berkomitmen mendukung pemerintah dalam mewujudkan energi berkeadilan.

“Dari target Kementerian ESDM sebanyak 215.000 penerima manfaat yang tersebar di seluruh Indonesia, alhamdulillah hingga saat ini untuk Provinsi Papua sendiri telah berhasil melistriki 2.362 rumah tangga prasejahtera melalui program BPBL. Untuk Kota dan Kabupaten Jayapura sebanyak 829 rumah tangga telah menikmati bantuan tersebut,” ujar Diksi.

Diksi juga menambahkan melalui penyediaan listrik yang merata juga dapat mendongkrak seluruh lini aktivitas masyarakat. Ini juga menjadi upaya dalam menyediakan akses energi yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.

“Tugas mulia ini tidak akan berhenti disini. Dengan sinergi yang baik bersama Kementerian ESDM, Pemerintah Daerah hingga mitra kerja seluruh masyarakat nantinya dapat hidup berdaya dengan hadirnya listrik yang memadai,” pungkas Diksi.(**/min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.