Tutup MTQ II Papua Barat Daya, Gubernur Pesan Bersiap Hadapi MTQ Nasional

SORONG– Perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke- II Provinsi Papua Barat resmi ditutup oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos pada Sabtu malam (4/7/2026) di MAN Kota Sorong.

Pose bersama kafilah dari Kabupaten Tambrauw yang meraih juara umum MTQ II Papua Barat Daya. (Rosmini/SuaraSorong.com)

Dengan cuaca yang sangat cerah, rangkaian acara penutupan MTQ II Provinsi Papua Barat Daya yang diawali dengan panampilan tarian Sembra dari pemuda Kompleks Melati Raya Km 9 berlangsung sukses.

Peserta yang meraih juara dari berbagai lomba. (Rosmini/SuaraSorong.com)

Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu dalam sambutannya mengatakan, MTQ merupakan sarana syiar Islam. media dakwah sekaligus wahana membangun kecintaan umat terhadap Al-Quran.

Tarian Sembra yang ditampilkan pemuda Kompleks Melati Raya Km 9 Kota Sorong. (Rosmini/SuaraSorong.com)

Nilai utama yang hendaknya dibawa pulang bukan hanya prestasi, tetapi juga semangat untuk membaca, memahami, menghayati, dan mengamalkan kandungan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagai provisi yang menjunjung tinggi keberagaman, Papua Barat Daya terus berkomitmen membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, damai, dan saling menghormati nilai-nilai Al-Quran tentang kejujuran, keadilan, persaudaraan, kasih sayang, dan kepedulian sosial. Sangat relevan dalam memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkeadilan,”ujar Gubernur.

Elisa Kambu berharap para peserta MTQ yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya dapat terus berrjaya, mengembangkan potensinya.meningkatkan kualitas ilmu, serta menjadi teladan di tengah masyarakat,”pesan Elisa Kambu.

Menghadapi MTQ Nasionak ke- XXX1 di Semarang, Jawa Tengah September mendatang, Gubernur berharap kafilah Provinsi Papua Barat Daya dapat mempersipan diri dengan baik.

“Kepada para kafilah yang berhasil meraih prestasi, saya mengucapkan selamat. Prestasi ini merupakan hasi dari kerja keras, kedisiplinan, doa dan pembinaan yang berkelanjutan. Saya berharap saudara-saudara dapat terus mempersiapkan diri untuk mewakili Provinsi Papua Barat Daya pada MTQ tingkat nasional yang akan berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, katanya bulan September nanti,”ujar Gubernur.

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya akan terus mendukung pembinaan generasi Quran melalui sinergi bersama LPTQ, Pemerintah Kabupaten/Kota, lembaga pendidikan serta seluruh elemen masyarakat.

“Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya unggu dalam kemampuan membaca dan memahami Al Quran, tetapi juga berakhlak mulia, berkarakter, cerdas dan mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah, bangsa dan negara,”ucap Elisa Kambu,

Dalam sambutan lepasnya, Gubernur Papua Barat Daya secara tersirat mengungkapkan kondisi anggaran Pemprov Papua Barat Daya yang sedang tidak baik-baik saja karena dampak dari adanya efisiensi anggaran.

“Saya kemarin waktu pembukaan, jadi saya pikir ini yang nasional itu masih tahun depan. Saya pulang baru tanya Pak Karo Pem, de bilang tahun ini lagi. Nah, kita otak sakit semua. Tapi kita akan tetap berusaha, sebisa mungkin kita akan kirim wakil dari sini (Papua Barat Daya),”ucap Gubernur yang disambut tepuk tangan dari para pejabat dan tamu undangan.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Papua Barat Barnabas Dowansiba dalam sambutannya berharap MTQ ke-II Papua Barat Daya ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk terus meningkatkan pembinaan Al Quran di Provinsi Papua Barat Daua.

“Pembinaan berkelanjutan akan melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi, berakhlak mulia, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,”ujar Barnabas Dowansiba.

Apreseasi dan ucapan terima kasih kepada para kafilah dari 6 kabupaten dan kota di Papua Barat Daya serta semua pihak yang telah mendukung suksenya pelaksanaan MTQ II Papua Barat Daya disampaikan oleh Ketua Panitia H. Abdul Mutalib Salim, SE dan Plt Ketua LPTQ Provinsi Papua Barat Daya, Abubakar Alhamid, S.Sos, M.Si.

Dalam pelaksanaan MTQ II Papua Bafrat Daya, Abdul Mutalib mengungkapkan sistem digitalisasi yang diterapkan memudahkan dalam pengelolaan administrasi peserta, penyajian informasi dan rekapitulasi data berlangsung cepat dan akurat.

Meski begitu, Ia juga mengakui masih ada kekurangan yang perlu disempurnakan dan pengalaman ini jadi pondasi yang sangat berharga dalam penyelenggaran MTQ di tahun-tahun mendatang.

Usai sambutan-sambutan, rangkaian acara penutupan MTQ ke- II Papua Barat Daya langsung jadi perhatian para kafilah saat Ketua Dewan Hakim Drs Mulyono, M.Ag dan Sekretaris Dewan Hakim, M. Iksan Fakaubun, S.Sos tampil di panggung membacakan hasil Keputusan Dewan Hakim atas berbagai lomba dengan pemenangnya masing-masing.

Kepada para peserta yang meraih juara mendapatkan medali dan piagam penghargaan.

Pantauan media ini, disela acara penutupan, panitia menggelar game dengan mengajukan beberapa pertanyaan. Yang jawabannya benar mendapatkan hadiah souvenir.

Selain itu juga diumumkan pemenang lomba foto dan caption MTQ II Provinsi Papua Barat Daya yang ditampilkan akun sosial media masing-masing peserta.

Penyerahan piala bergilir kepada Juara Umum yang diraih Kabupaten Tambrauw kemudian disusul penabuhan tifa, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu didampingi Bupati Maybrat, Karel Murafer, SH, M.Si, Wakil Wali Kota Sorong, H. Ansar Karim, A.Md, Wakil Bupati Sorong, Sutejo, S.Pd, para pejabat dan unsur Forkopimda resmi menutup MTQ II Provinsi Papua Barat Daya. (min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.