Serahkan DPA 2026, Wali Kota Sorong Ingatkan Hati-Hati Kelola Anggaran

SORONG– Mengawali tahun 2026, Wali Kota Sorong Septinus Lobat, SH MPA menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sorong.

Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, SH MPA menyerahkan DPA Tahun 2026. (rosmini/SuaraSorong.com)

DPA Tahun Anggaran 2026 secara simbolis diserahkan kepada 10 SKPD  masing-masing Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Sorong, Dinas Cipta Karya, BPPD, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Kominfo, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perdagangan, Distrik Sorong Utara dan Distrik Sorong Kepulauan.

Wakil Wali Kota Sorong, H. Ansar Karim menyerahkan DPA kepada Kadis Kominfo Kota Sorong, James Burung, S.Sos MM. (rosmini/SuaraSorong.com)

Secara bergantian, Wali Kota Septinus Lobat dan Wakil Wali Kota H. Ansar Karim menyerahkan DPA kepada perwakilan SKPD yang telah ditunjuk.

Wali Kota Sorong Septinus Lobat mengatakan, penyerahan DPA bukan hanya seremonial biasa tetapi ini adalah momen penting yang mengawali tugas-tugas sebagai pelayan abdi negara.

Pj Sekda Kota Sorong, Rudy R. Laku, S.Pi MM menandatangani berita acara penyerahan DPA. (rosmini/SuaraSorong.com)

Kepada pimpinan OPD, Wali Kota mengatakan patut bersyukur karena kabupaten lain belum tentu diawal tahun ini sudah menyerahkan DPA.

“Saya tidak tahu tapi barangkali kita yang pertama kali menyerahkan DPA. Ini prestasi, bukan membalik telapak tangan tapi ini sebuah prestasi. Prestasi dari Pak Sekda dan kawan-kawan di bawahnya. Saya beri apresiasi yang tinggi dengan Pak Kepala Badan Keuangan. Nah ini, orang lain belum melakukan ini tapi kita sudah melakukan. Satu catatan penting relevan di awal tahun kita harus segera menyerahkan DPA,”ujar  Wali Kota, Septinus Lobat.

Dikatakan, penyampaian DPA ini menjadi dokumen awal, dokumen penting dalam melaksanakan program-program prioritas Pemerintah Kota Sorong.

“Ya, di dalam penyerahan DPA hari ini, ada beberapa OPD yang mewakili OPD-OPD lain. Selanjutnya, akan diatur secara bergantian oleh teman-teman dari BPKAD untuk membagikan lagi kepada OPD-OPD yang belum mendapat DPA hari ini.
​Hari ini kita hanya lakukan secara simbolis, pertanda bahwa kita sudah memulai di awal tahun ini, hari ini tanggal 9 Januari 2026,”tandasnya.

Setelah menerima DPA, Wali Kota mengingatkan kepada masing-masing DPD untuk melaksanakan program prioritas.

“Saya percaya sudah ada di dalam DPA kita masing-masing, besar atau kecil. Dan itulah kondisi yang sedang kita hadapi. Dokumen ini menjadi perhatian kita bersama. Kita lebih memprioritaskan sesuatu yang menjadi kebutuhan masyarakat,”ujar Wali Kota.

​Ditegaskan oleh Septinus Lobat, sekecil apapun rupiah yang sudah dianggarkan agar  benar-benar dimaksimalkan dalam perjalanan 12 bulan ke depan.

“Saya percaya hari ini tanggal 9 sampai dengan 9 Desember itu sudah tuntas. Jangan sampai kita awal start tapi nanti di akhir masih banyak pekerjaan-pekerjaan fisik yang belum terlaksana atau terbengkalai,” pesan Wali Kota.

​”Saya ingatkan untuk teman-teman dari OPD-OPD yang fisik, itu mulai hari ini ya, mulai hari ini saya sangat berharap begitu terima DIPA segera melakukan gerak,” imbuh Septinus Lobat.

Lebih.jauh Wali Kota juga menceritakan pertemuan yang diikuti 545 kepala daerah untuk mengevaluasi penyerapan anggaran.

Dimana ada beberapa kabupaten/kota yang setelah ditampilkan slidenya penyerapan anggarannya merah.

Dan saya juga pada saat itu juga deg-degan juga, karena saya dievaluasi, kita semua dievaluasi. Wah, kalau sampai keluar merah, sudah besok saya tidak datang lagi, biar tidak mau ketemu Presiden. Ternyata, Puji Tuhan, Kota Sorong tidak merah,”ujar Wali Kota.

Dari penyerapan anggaran tahun 2025 yang dinilai telah tersalurkan dengan baik, Wali Kota pun  menyampaikan terima kasih kepada Sekda Kota Sorong beserta jajarannya.

Aspek pengelolaan itu dipercepat dan cepat selesai. Jadi saya berharap kepada dinas-dinas yang sifatnya kelola fisik, itu minggu pertama dan besok sudah mulai olah data, proses input data,”pesannya.

Ia juga menekankan  kepada pimpinan OPD untuk berhati-hati dalam mengelola anggaran dengan mengutamakan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

​Dan yang diprogramkan itulah yang dilaksanakan. Jangan sepuluh program hanya dilaksanakan satu. “Jadi itu menunjukkan apa? Omong kosong. Jangan latihan lain main lain,”pungkas Wali Kota Septinus Lobat. (min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.