Raih Juara I Nasional MTQ BKMT Festival 2026, Ade Irma Ulima Harumkan Nama Papua Barat Daya

SORONG– Qoriah cantik, Ade Irma Ulima kembali mengukir prestasi nasional. Jika pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI lalu, Ade Irma Ulima, kafilah Provinsi Papua Barat Daya masuk 10 besar pada cabang tilawah remaja puteri, di tingkat nasional tepatnya pada Festival MTQ Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), Ade Irma Ulima dari BKMT Provinsi Papua Barat Daya berhasil meraih juara I.

Ade Irma Ulima bersama PW BKMT Papua Barat Daya. (Ist)

Dihubungi melalui ponselnya Sabtu malam (26/9/2026), Ketua Pengurus Wilayah (PW) BKMT Prpvinsi Papua Barat Daya, Hj Quraisia Sanusi Rahaningmaas, S.Pd.I, M. Pd menjelaskan, pada Festival MTQ BKMT juara I diraih Ade Irma Uluma dari BKMT Papua Barat Daya, juara II BKMT Provinsi Papua, dan juara III diraih peserta BKMT Provinsi Banten.

Hj Quraisia (tengah) bersama PW BKMT Papua Barat Daya usai silaturahmi dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, H. Rano Karno. (Ist)

Festival MTQ BKMT merupakan rangkaian dari kegiatan Muktamar ke- X BKMT yang digelar Jumat pagi (25/9/2026) di Aula Utama Asrama Haji Pondek Gede Jakarta Timur.

Selain MTQ, pada Festival BKMT juga digelar lomba kasidah, pidato, dan lomba mars BKMT.

PW BKMT Papua Barat Daya. (Ist)

“Alhamudulillah, luar biasa, Ade Irma Ulima dari BKMT Papua Barat Daya meraih juara I pada Festival MTQ. Kami BKMT Papua Barat Daya juga ikut lomba mars BKMT tapi untuk mars BKMT kami tidak dapat, juara I dari BKMT Provinsi Sulawesi Tenggara. Sedangkan lomba pidato juara I diraih Provinsi Maluku Utara,”ungkap Hj Quraisia.

Minus 3 provinsi baru di Papua (Papua Pegunungan, Papua Selatan dan Papua Tengah), Festival MTQ BKMT diikuti 35 provinsi di tanah air. Ade Irma Ulima yang tampil sebagai peserta terakhir (nomor 10) jadi qoriah terbaik setelah pada babak final mengalahkan 9 peserta lainnya.

Dari kegiatan Muktamar ke-X, dilanjutkan dengan Tasyakur Milad BKMT ke- 45 di Stadion Indoenesia Arena, Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta, Sabtu (26/9/2026).

Pada acara akbar yang dihadiri kurang lebih 20.000 jemaah BKMT dari seluruh daerah di Tanah Air, sebagai qoriah terbaik BKMT, Ade Irma Ulima diberikan kesempatan tampil bertiga dengan 2 qoriah nasional lainnya.

Melihat Ade Irma Ulima tampil diacara akbar BKMT ini, Hj Quraisia pun kembali mengungkapkan rasa bangganya.

“Pasti sangat bangga, luar biasa, terobati. Saya dari Semarang kecewa dan capek,  di BKMT, alhamdulillah terobati semuanya,”tandas Hj Quraisia seraya mengatakan, Ade Irma Ulima yang alumni Fakultas Syariah dan Dakwah IAIN Sorong sebenarnya bisa meraih juara di MTQ Nasional XXXI, namun karena faktor eksternal, Ia pun hanya masuk peringkat 10 besar.

“Berbangga juga Ibu Ketua Umum dan seluruh pengurus pusat BKMT berbangga bahwa kita provinsi termuda, tidak disangka-sangka kita punya peserta bisa meraih juara I. Banyak itu qoriah nasional, semua juga ikut. Bahkan dia (Ade Irma, Red) punya lawan yang juara internasional di Malaysia, juara tiga kemarin, dia tidak dapat,”tandas Hj Quraisia yang juga mendampingi kafilah Papua Barat Daya pada MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah.

Mengikuti kegiatan Muktamar X dan Milad BKMT ke- 45, PW BKMT Provinsi Papua Barat Daya mengirim 58 peserta, dengan peserta termuda (Ade Irma Ulima) dan peserta tertua (Ibu Mujazzara) dari BKMT Provinsi Papua Barat Daya.

Lebih lanjut, Hj Quraisia juga mengungkapkan hasil Muktamar ke-X BKMT, selain untuk menyusun program lima tahun kedepan, juga memilih ketua umum, dimana Dr Hj, Syifa Fauzia , M. Arts secara aklamasi kembali terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat BKMT masa bakti 2026-2031.

Sementara pada puncak tasyakur Milad BKMT ke- 45 yang berlangsung meriah, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon dalam sambutannya mengatakan, pemberdayaan umat Islam diyakini mampu berjalan selaras dalam bingkai kebudayaan nusantara yang sangat kaya.

“Ekpresi seni budaya Islam di Indonesia memiliki rekam jejak sejarah yang panjang Dalma memperkaya Khazanah peradaban Nusantara,”tandasnya.

Seni baca Al Quran yang dilantunkan dengan suara yang begitu merdu mengantarkan Ade Irma Ulima meraih prestasi sebagai qoriah nasional dan internasional.

Hj Quraisia mengatakan, dengan prestasti luar biasa yang diraih Ade Irma Ulima, masyarakat khususnya umat muslim di Papua Barat Daya patut berbangga.

Dan Ia berharap potensi qoriah terbaik nasional yang dimiliki Provinsi Papua Barat Daya ini mendapatkan perhatian sehingga kedepan Ade Irma Ulima bisa kembali mengharumkan nama Provinsi Papua Barat Daya.

“Mari kita saling bekerjasama, saling memberikan support. Saya sudah bilang ke ketua LPTQ Papua Barat Daya juga bahwa ade Irma Adalah harapan kita kedepan. Jadi mari kita saling memberikan dukungan, saling memberikan support, baik itu kegiatan BKMT maupun kegiatan LPTQ karena kita punya kegiatan yang sama, kita punya tujuan yang sama untuk membesarkan nama baik Provinsi Papua Barat Daya,”pungkas Hj Qurasia.

Mengikuti MTQ Nasional BKMT, Ade Irma Ulima juga tidak menyangka bisa meraih juara I. Pada setiap lomba, Ia mengatakan selalu fokus dengan latihan dan menyiapkan fisik yang prima.

“Sebelumnya, sudah ada seleksi secara online (mengirimkan video) disitu saya lolos ke grand final, semua adanya 10 peserta dan baru dilombakan kembali kemarin,”jelas Ade Irma Ulima tentang lomba MTQ BKMT yang diikutinya.

Apreseasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih Ade Irma Ulima diungkapkan Plt Ketua LPTQ Papua Barat Daya, Abu Bakar Alhamid dan Dekan Fakultas Syariah dan Dakwah IAIN Sorong, Dr Surahman Amin, LcMA yang langsung menampilkan flayer ucapan selamat kepada Ade Irma Ulima. (min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.