Puluhan UMKM Ikuti Pameran Nusantara, Jhon Dawan : Sacara Manusia Saya Kecewa

SORONG- Mewakili Bupati Sorong, Kepala Dinas Perindakop dan UMKM Kabupaten Sorong, Marthen Pajala membuka secara resmi Pameran Nusantara Merah Putih yang berlangsung di Pandopo Alun-Alun Aimas Kabupaten Sorong, 21-22 Agustus 2026.

Pose bersama usai acara pembukaan. (Rosmini/SuaraSorong)

Dengan mengusung tema “Pangan Lokal Untuk Indonesia Maju”, Pameran Nusantara Merah Putih yang digelar Asosiasi Nusantara UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Provinsi Papua Barat Daya diikuti 50 UMKM yang menampilkan berbagai produk makanan dan minuman.

Bersama Ketua Dekranasda Provinsi PBD, Ny.Orpa Susana Kambu. (Rosmini/SuaraSorong)

Dalam laporan ketua panitia yang disampaikan Sinthya Putri dikatakan, Pameran Nusantara Merah Putih yang digelar merupakan salah satu wadah untuk memperkenalkan, mempromosikan berbagai produk unggulan UMKM.

Sekaligus menjadi sarana bagu para pelaku UMKM untuk memperluas jaringan, membangun kerjasama serta meningkatkan daya saing produknya.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk memamerkan produk tetapi juga membuka peluang baru bagi pelaku UMKM untuk berkembang dan naik daun,”ujar ketua panitia yang diwakili Koordinator Seksi Perlengkapan, Sinthya .

Ketua Asosiasi Nusantara UMKM Provinsi Papua Barat Daya, Jhony Weinand Dawan mengatakan, Pameran Nusantara yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke- 81 Kemerdekaan.

Dari tujuan untuk mempromosikan produk unggulan para pelaku UMKM, Jhon Dawan mengatakan dibalik kegiatan Pemeran Nusantara, sebenarnya pihaknya mau menantang pemerintah dan swasta, BUMN, BUMD dimana mereka yang selama ini banyak berbicara tentang UMKM untuk bisa hadir dan belanja, membeli produk-produk UMKM.

Namun sayangnya pada pembukaan Pameran Nusantara Merah Putih tidak banyak pejabat yang hadir. Sehingga yang beli-beli produk UMKM usai acara pembukaan tampak hanya Kepala Dinas Perindakop dan UMKM Kabupaten Sorong.

“Kegiatan ini saya menantang mereka untuk bagaimana bisa hadir dan belanja, beli produk-produk ini sehingga UMKM bisa naik kelas,”tandasnya.

Lanjut dikatakan, setelah mengikuti berbagai even pameran, di tahun 2026, Asosiasi Nusantara UMKM Provinsi Papua Barat Daya secara mandiri melaksanakan kegiatan Pameran Nusantara yang pesertanya dari kota dan kabupaten di Provinsi Papau Barat Daya, termasuk dari Kabupaten Sorong Selatan.

“Inilah pangan lokal nusantara yang sedang ditunjukkan dalam bentuk berbagai macam variant dan ini dapat dilihat oleh pemerintah daerah (Pemprov Papua Barat Daya) agar UMKM di provinsi ke-38 ini bisa bersaing dengan UMKM di daerah lain,”tandasnya.

Ia juga mengatakan, Pamera Nusantara dilaksanakan dengan skema kemandirian yang profesional.

“Jadi kita tidak harus ada sesuatu yang dikasi baru kita mulai laksanakan even, tapi kita harus profesional dalam kemandirian. Dan besar harapan saya, kedepan even yang dibuat oleh Asosiasi Nusantara UMKM Papua Barat Daya dapat dihadiri oleh Bapak Gubernur Provinsi Papua Barat Daya dan Kepala Dinas Koperindag Provinsi Papua Barat Daya. Karena asosiasi ini sudah memberikan kontribusi besar kepada provinsi ini,”ujar Jhon Dawan yang juga pelaku UMUM dengan produk unggulan wedang jahe Pawbii.

Dikatakan, mantan Pj Gubernur PBD sebelumnya telah memberikan dukungan yang luar biasa kepada pelaku UMKM dan cukup mengenali dirinya sebagai Ketua Asosiasi Nusantara UMKM.

“Kami berharap Bapak Gubernur Provinsi Papua Barat Daya, Bapak Elisa Kambu juga dapat memberikan dukungan penuh kepada kami. Karena kami mandiri, kami tidak mengemis kepada pemerintah kasi uang kita bikin pameran. Atau kami punya modal dan sebagainya, tidak, kami mandiri,”ujar Jhon Dawan.

Jhon Dawan mengatakan hal ini karena pada acara pembukaan Pameran Nusantara Gubernur Elisa Kambu tidak hadir.

“Kami hanya butuh Pak Gubernur hadir untuk memberikan dukungan kepada kami, hari ini saya melihat beliau (Gubernur Elisa Kambu) tidak hadir, secara manusia saya kecewa tapi sebagai anak Tuhan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Esa saya tidak kecewa. Karena kami memang profesional, mandiri,”ucap Jhon Dawan.

Ia kembali mengatakan bahwa UMKM Papua Barat Daya telah memberikan yang terbaik bagi Provinsi Papua Barat Daya. “Mungkin bapa (gubernur-red) tra kenal tong ka. Sedangkan saya ini sudah dikenal oleh Pj Gubernur yang lama. Saya berharap Bapak Gubernur Provinsi Papua Barat Daya, mari saya sebagai putera daerah asli Papua, bapak sudah kenal saya punya usaha, saya tidak pernah meminta-minta, dan saya punya organisasi tidak pernah meminta-minta, bapak harus lihat, bapak harus dukung kami, karena di sini UMKM semua kabupaten kota ada,”harap Jhon Dawan.

7.500 lebih UMKM Terdata di Kabupaten Sorong

Sementara itu, Kepala Dinas Perindakop dan UMKM Marten Pajala memberikan apreseasi kepada Asosisasi Nusantara UMKM yang dapat melaksanakan Pameran Nusantara, sehingga Ia menilai Asosiasi Nusantara UMKM sebagai asosiasi termaju, terdepan di Provinsi Papua

Dengan anggota yang telah mencapai sekitar 300 orang yang tersebar di kabupaten kota Provinsi Papua Barat Daya, Marthen Pajala kembali mengatakan Asosiasi Nusantara UMKM yang dipimpin Jhon Dawan adalah yang termaju di Papua Barat Daya.

Dikatakan bahwa pemerintah terus memberikan dukungan kepada UMKM. Dan dukungan yang telah diberikan Pemerintah Kabupaten Sorong kepada para pelaku UMKM selain berupa sarana dan prasarana juga bantuan berupa pelatihan, pendampingan, dan perijinan.

“Termasuk kegiatan di sini (Pendopo Aimas), Ini asetnya Pemerintah Kabupaten Sorong tapi Pak Bupati memberikan tempat ini secara gratis. Ini bentuk dukungan yang luar biasa, Pendopo Alun-Alun diberikan kepada Asosiasi Nusantara UMKM untuk melaksanakan pameran selama dua hari,”ujar Marten Pajala.

Marten Pajala mengungkapkan, jumlah UMKM di Kabupaten Sorong yang sudah masuk database Peindakop sekitar 7.500 UMKM.

Darii jumlah tersebut, sekitar 2.000 lebih UMKM OAP dan 5.000 lebih adalah UMKM non OAP. “Semua ini kami terus membina, mendampingi, memberikan pelatihan-pelatihan, bantuan-bantuan sesuai dengan kemampuan keuangan,”ujar Marthen Pajalan.

Usai rangkaian acara pembukaan, Kepala Dinas Perindakop dan UMKM Kabupaten Sorong Marthen Pajala didampingi Ketua Umum Asosisasi Nusantara UMKM Papua Barat Daya, Jhon Dawan meninjau stan-stan UMKM. Pada kunjungan tersebut, Marthen Pajala pun membeli beberapa produk UMKM seperti makanan ringan dan lainnya.

Pantauan media ini, usai acara pembukaan dan setelah para pejabat meninggalkan lokasi Pameran Nusantara, hadir Ketua Dekranasda Provinsi Papua Barat Daya Ny Orpa Susana Kambu yang borong banyak makanan dan minuman dan dibagikan kepada anak-anak SMP yang singgah di Pendopo Aimas.

Saat istri tercinta gubernur bagi-bagi makananan, kue-kue yang dibeli kepada anak-anak sekolah seketika kerumunan anak-anak SMP memadati arena Pameran Nusantara UMKM.

Atas kehadiran Ketua Dekranasda Provinsi PBD Ny Orpa Susana Kambu, Jbon Dawan pun menyampaikan terima kasih dan mengatakan Ny Orpa Kambu sebagai pembeli terbanyak. (min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.