SORONG– Setelah dibuka secara resmi oleh Presiden RI yang diwakili Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan (Menko Pangan) Pratikno, 41 peserta kafilah Provinsi Papua Barat Daya mulai bertarung pada 9 cabang lomba.

Dan hari ini, Minggu (12/9/2026), peserta yang mulai tampil ikut lomba yakni dari cabang qiraat remaja puteri , tilawah anak-anak puteri, tilawah remaja puteri , fahmil puteri, fahmil putera, karya tulis ilmiah putera, kaligrafi konteporer puteri dan hifzil 30 juz putera.

Didampingi pelatih dan official, peserta kafilah Papua Barat Daya tampil di beberapa titik seperti cabang golongan qiraat murattal di Aula Hall Masjid Baiturrahman, tilawah anak-anak puteri dan remaja puteri di Convention Hal Majt, fahmil putera dan puteri di Uditorium Kampus 3 UIN Walisongo, karya tulis ilmiah putera di Aula Sasana Widyapraja BPSDMD, kaligrafi kontenporer puteri di Auditorium Imam Bardjo, SH Undip Semarang dan hifzil 30 juz putera di Aula Wahana Graha Dishub Provinsi Jateng.
Pantauan media ini pada lomba qiraat Al Quran golongan qiraat murattal remaja puteri di Aula Hall Masjid Baiturrahman, peserta kafilah Papua Barat Daya, Zakiah Darsiah tampil dengan nomor urut 3.
Mendampingi Zakiah, Ust Bilal dan Ust Syukri Moifilit. Setelah tampil memberikan yang terbaik, Ustad Bilal tampak memberikan support kepada Zakiah Darziah yang tampil dengan seragam batik kafilah Papua Barat Daya.
Disela peserta mengikuti lomba, kafilah Papua Barat Daya yang diwakili Dr Surahman Amin, Lc MA, Rofiul Amri, S.Pd, M.Pd.I, Drs Mulyono, M.Ag, dan Plt Ketua Umum LPTQ Papua Barat Daya, Abu Bakar Alhamid, S. Sos, M.Si mengikuti seminar internasional bertajuk “Menebar Cahaya Al Quran Dalam Era Digital, dari Jawa Tengah Menuju Indonesia Emas 2045”.
Pagelaran akbar MTQ Nasional XXXI yang akan berlansung hingga 20 September 2026 diikuti 2.242 peserta dari 37 provinsi dan melibatkan 155 orang Dewan Hakim.
Yang turut membanggakan, salah satu anggota Dewan Hakim yakni Alqaf, S.Pd asal Kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua Barat Daya.
Ketua LPTQ Nasional. Abu Rokhmad dalam sambutannya pada acara pembukaan MTQ XXXI, Sabtu malam (12/9/2026) mengatakan, pelaksanaan lomba MTQ XXXI digelar secara serentak di 12 venue yang tersebar di Kota Semarang. Selain itu, terdapat satu titik registrasi kafilah sehingga total terdapat 13 titik operasional yang dikelola secara simultan.
Cabang yang diperlombakan mencakup tilawah hingga tafsir dalam tiga bahasa. Sementara kategori hafalan Al-Qur’an tersedia mulai dari satu juz hingga 30 juz dengan peserta dari berbagai kelompok usia.
Menteri Agama Prof KH Nasarudin Umar dalam sambutannya pada acara pembukaan Musabaqah Tilawatil-Qur’an (MTQ), Sabtu (12/9/2026) menyampaikan pesan agar MTQ menjadi momentum untuk menyambungkan kembali bacaan dengan tindakan, hafalan dengan pengamalan serta pengetahuan dengan keteladanan,” ujar Nasaruddin.
Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan kompetisi sebagai sekat di antara sesama. Persaingan hanya berlangsung selama berada di arena perlombaan.
“Di arena MTQ boleh ada persaingan untuk mencapai prestasi terbaik. Namun, di luar arena kita semua adalah sahabat seperjuangan dalam menjaga Al-Qur’an dan mengabdi kepada Indonesia,” pesann Menteri Agama Nasarudin Umar. (min)









