SORONG– Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos yang diwakili Plt Kepala Kesbangpol Drs George Japsenang,M.Si membuika secara kegiatan Festival Rakyat 2026 yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Papua Barat Daya di Reklamasi Pantai Sorong Modern City, Selasa siang (14/7/2026).

Pembukaan Festival Rakyat 2026 yang digelar 14-20 Juli 2026 dihadiri Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol Audie Sonny Latuheru, S.IK, M.Han, Wakil Wali Kota Sorong, H. Ansar Karim, A.Md dan sejumlah pejabat, pimpnan asosiasi pengusaha dan tamu undangan lainnya.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Festival Rakyat 2026 Lelyani Esing menyampaikan terima kasih kepada panitia dan semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan pelaksanaan Fetival Rakyar 2026 dalam waktu singkat yakni hanya sekitar 2 minggu.

Festival Rakyat 2026 digelar atas kerjasama Kadin Provinsi Papua Barat Daya bersama Polda Papua Barat Daya, Korem 181/PVT dan TVRI melibatkan 40 lebih pelaku UMKM. Berlangsung selama sepekan, dalam kegiatan Festival Rakyat 2026 akan ada festival musik, penta seni, gathering komunitas, pemaran UMKM dan intinya adalah ada nonton bareng Piala Dunia 2026.
Ketua Umum Kadin Provinsi Papua Barat Daya, Darwanto mengatakan, kegiatan Festival 2026 digelar Kadin di seluruh provinsi di tanah air dimana dengan menggandeng TNI Polri, Kadin menangkap peluang di momentum Piala Dunia 2026 untuk membangkitkan perekonomian di tanah air melalui pameran UMKM dan even lainnya yang digelar di Festival Rakyat 2026.
Dikatakan, di setiap momen besar hanya ada dua pilihan, menjadi penonton atau menjadikan peluang untuk menciptkana manfaat yang lebih besar.
“Piala Dunia FIFA 2026 merupakan peristiwa dunia yang menyita perhatian masyarakat dunia. Dan bagi kami di Papua Barat Daya, momentum ini bukan hanya jadi tontonan tetapi juga jadi peluang untuk menggerakkan perekonomian daerah, memperkuat UMKM dan menghadirkan kebersamaan yang produktif bagi masyarakat,”ujar Darwanto.
“Atas dasar itulah Kadin Provinsi Papua Barat Daya bekerjasama dengan Korem 181/PVT, Polda Papua Barat Daya dan TVRI melaksanakan Festival Rakyat 2026,”imbuhnya.
Lanjut dikatakan, Festival Rakyat 2026 lahir dari semangat gotong royong dan kebersamaan yang tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari perusahaan swasta, pelaku usaha, komunitas masyarakat yang telah mengambil bagian sesuai kemampuan dan kepeduliannya.
Sebagai salah satu gerbang investasi di kawasan timur Indonesia, Papua Barat Daya memiliki posisi yang strategis di jalur Pasifik dengan potensi sumber daya alam, pariwisata dan dunia usaha yang sangat menjanjikan.
“Kami meyakini bahwa pertumbuhan daerah harus berjalan seiring dengan pertumbuhan pelaku UMKM. Karena itu Kadin akan terus mendorong terciptanya ruang kolaborasi dan peluang usaha agar UMKM Papua Barat Daya, semakin naik kelas,”tandas Darwanto.
Ia juga mengatakan, Festival Rakyat 2026 bukan hanya sekedar hiburan atau tontonan. Festival 2026 menjadi ruang yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, aparat keamana, media, pelaku UMKM, komunitas dan masyarakat untuk bersama-sama menggerakkan perekonomian daerah.
“Sebagai mitra strategis pemerintah, Kadin berkomitmen untuk terus memperkuat dunia usaha, memberdayakan UMKM, membuka peluang kemitraan serta menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif. Kami percaya bahwa kemampuan Papua Barat Daya hanya dapat diwujudkan melalui sinergi dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat,”ujar Darwanto.
Digelar selama 7 hari kedepan, Ketua Umum Kadin Papua Barat Daya juga mengatakan, keberhasilan Festival Rakyat 2026 bukan semata-mata diukur dari ramainya pengunjung, atau meriahnya kegiatan ini, melainkan dari manfaat yang ditinggalkan.
“Ketika UMKM memperoleh peningkatakan penjualan, pelaku usaha membangun kemitraan baru dan aktifitas ekonomi masyarakat semakin tumbuh, maka tujuan utama Festival ini telah tercapai,”ucap Darwanto.
Ia pun menyampaikan apreseasi dan terima kasih kepada semua pihak termasuk managemen Sorong Modern City yang telah membuka ruang terselenggaranya Festival 2026 hingga dapat berlangsung dengan lancar.
“Pelaku UMKM sangat antuasias untuk mengikuti Festival Rakyat 2026, dan banyak sekali UMKM yang ingin bergabung tapi karena persiapan yang memang sangat singkat kita harapkan di even berikutnya akan lebih banyak lagi yang bisa ikut serta,”ujar Darwanto.
Sementara itu, Gubernur Papua Barat Daya yang diwakili Plt Kepala Kesbangpol Provinsi Papua Barat Daya, George Japsenang berharap melalui Festival Rakyat 2026, produk-produk unggulan daerah semakin dikenal, semakin dinikmati dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Selain itu kegiatan ini juga menjadi ajang promosi budaya, kreativitas, inovasi serta potensi investasi yang dimiliki Papua Barat Daya. Saya juga berharap Festival Rakyat 2026 menjadi momentum untuk memperat persatuan, memperkuat jejaring kemitraan serta melahirkan berbagai peluang usaha dan ivestasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,”harap Gubernur sebagaimana disampaikan oleh Plt Kepala Kesbangpol Papua Barat Daya George Japsenang.
Ditemui media ini usai menghadiri pembukaan Festival Rakyat 2026, George Japsenang menilai Festival Rakyat 2026 merupakan kegiatan yang sangat inovatif dan cerdas, dimana kegiatan Piala Dunia ini dimanfaatkan untuk menghidupkan teman-teman UMKM.
“Dan harapan pak Gubernur tadi bahwa kita datang tidak hanya nonton piala dunia tapi kalau bisa belanja produk-produk lokal dari UMKM, menghidupkan mereka, uang berputar di sini dan membangun silaturahmi dengan semua,”ujar Geoge Japsenang didampingi Ketua Kadin Kabupaten Tambrauw, Yanto Ijie.
Pantauan media ini, rangkaian pembukaan Festival Rakyat 2026 diawali dengan menyuguhkan penampilan dari Sanggar Seni Sinifagu.
Usai membuka resmi Festival Rakyar 2026, Plt Kesbangpol, Kapolda, Ketua Umum Kadin Papua Barat Daya, Wakil Wali Kota Sorong dan tamu undangan lainnya meninjau produk-produk UMKM yang dipamerkan di Festival Rakyat 2026.
Saat meninjau produk UMKM, Plt Kesbangpol George Japsenang tampak membeli satu pot bunga hasil kerajinan tangan berwarna jingga.
Sementara Kapolda Brigjen Pol Audie Sonny Latuheru didampingi Ketum Kadin Darwanto dan Ketua DPC Kadin Kabupaten Tambruw Yanto Ijie, tampak tertarik dengan mahkota Papua dan gelang putih yang langsung dipasang di lengannya.
Menyegarkan tenggorokan, saat melewati tenan BKMT Kota Sorong, Kapolda dan tamu undangan lainnya disuguhi minuman wedang jahe. (min)





