SORONG – Disaksikan oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos, Ketua Umum (Ketum) DPP Realestat Indonesia (REI), Joko Suranto, Rabu, 11 Februari 2026 di Hotel Aston Kota Sorong, mengukuhkan DPD REI Provinsi Papua Barat Daya masa bakti 2026-2029 yang dipimpin oleh Edy Filemon dari PT Indah Kasim Persada.

Didampingi pengurus inti DPD REI Papua Barat Daya, pengukuhan yang ditandai dengan pembacaan ikrar/janji dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara.
Seduai dengan Surat Keputusan yang ditandatangani oleh Ketua Umum REI, Joko Suranto dan Sekjen REI, Raymond Ardan Arfandy, Ketua DPD REI Papua Barat Daya, Edy Filemon, Wakil Ketua I Bidang Perbankan, Gilang, Wakil Ketua II Bidang Pemerintahan, Fadli, Wakil Ketua III Bidang Pertanahan, Firman H.S, Wakil Ketua IV Bidang Hukum, H. Antono, Wakil Ketua V Bidang Perpajakan, Supriatin, Wakil Ketua VI Bidang Organisasi, Johnson Tanditasik, Sekretaris, H. Muh Fadly, Bendahara, Aris Sasmito.

Pengurus DPD REI Papua Barat Daya ini adalah orang-orang lama yang selama ini telah berkecimpung sebagai developer seperti Sekretaris DPD REI Papua Barat Daya, H. Muh Fadli, dengan bendera PT FYN dan Dua Jaya Property, Ia merupakan develope yang sudah lama berkiprah dalam pembangunan perumahan KPR sebelum adanya program rumah subsidi FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaaan Perumahan).

Prosesi pengukuhan pengurus DPD REI Provinsi Papua Barat Daya berlangsung khidmat. Sebelum terbentuk DPD REI Papua Barat Daya, para developer tergabung di DPD REI Provinsi Papua Barat.

Dalam sambutannya,Ketua DPD REI Provinsi Papua Barat, V. Julius Louis mengatakan, REI Papua Barat Daya memiliki lokasi yang sangat strategis, berada di pintu gerbang Tanah Papua. “Kami yakin REI Papua Barat Daya akan dapat bertanggung jawab lebih baik, terus menghadirkan unit rumah baru, dan semakin banyak masyarakat yang bisa mendapatkan rumah di Tanah Papua Barat Daya,”ujar Julius.

Diakuinya, adanya program rumah bersubsidi, yaitu 3 juta rumah dari Presiden Prabowo Subianto dimana di tahun 2024, setelah ditetapkannya Provinsi Papua Barat Daya,

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada semua developer yang telah dapat memenuhi kebutuhan rumah warga di Papua Barat Daya secara tepat.
“Kami berkomitmen untuk menciptakan ekosistem terbaik dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Dalam bidang properti, terdapat 185 turunan usaha di dalamnya yang tentu akan memperkuat ekonomi,”tandasnya.
Sementara itu, setelah resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPD REI Provinsi Papua Barat Daya, Edy Filemon mengungkapkan, dalam kepemimpinannya, ada tiga hal yang akan dilakukan yakni membangun sinergi dengan pemerintah, melaksanakan program Presiden 3.000.000 rumah untuk Papua Barat Daya, dimana di tahun 2026, Ia menargetkan membangun 3.000 rumah di Provinsi Papua Barat Daya.
“Dalam konteks ini, kami ingin menjadi mitra utama untuk program pemerintah mengenai 3.000.000 rumah. Saya targetkan agar di tahun 2026, kita dapat merealisasikan pembangunan untuk FLPP. Oleh karena itu, mari kita gas untuk mencapai realisasi 3.000 unit pada tahun 2026,”ujar Edy Filamon dengan penuh semangat dan disambut aplaus dari tamu undangan.
Selain itu, memimpin REI Papua Barat Daya, Edy Filamon juga menekankan pentingnya membangun profesionalisme dikalangan para developer.
“Kita harus tetap mengutamakan pesan dari Bapak Menteri, Pak Maruarar Sirait bahwa kita harus senantiasa menjaga kualitas dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Papua Barat Daya,”ucapnya.
Investasi Properti Tembus Hingga Rp 150 Triliun
Ketua Umum REI, Joko Suranto dalam sambutannya berharap dengan terbentuknya DPD REI Papua Barat Daya bisa memberikan kontribusi yang lebih baik untuk Papua Barat Daya, khususnya dalam pengembangan ekonomi di provinsi ke 38 ini.
Berdasarkan riset dan data empiris, dikatakan oleh Ketum REI bahwa properti atau real estate adalah industri padat karya di mana serapan tenaga kerja sangat tinggi.
“Industri ini juga memberikan kontribusi terhadap ekonomi, minimal 0,5 persen setiap tahun. Setiap investasi dalam sektor ini sebesar 3,5 miliar USD hingga 5 miliar USD, setara dengan 115 hingga 135 triliun, berdampak pada pertumbuhan ekonomi sebesar 0,5 persen,”jelasnya.
Joko Suranto juga mengungkapkan, rata-rata investasi dari sektor properti setiap tahunnya adalah 135 hingga 150 triliun. “Kami bangga dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia,”tandasnya.
Selain itu lanjut Ketum REI, pembangunan sektor properti juga mendorong pertumbuhan di sektor lain, dengan industri terkait mencapai 180 jenis, seperto pabrik genteng.
“Presiden saat ini bahkan mencanangkan program gentengisasi yang akan membuka lapangan kerja,”terangnya.
“Kami meyakini bahwa dengan terbentuknya DPD REI Papua Barat Daya, kami dapat memberikan sumbangan yang berarti bagi kinerja Bapak Gubernur dalam pembangunan Papua Barat Daya,”ujar Joko Suranto.
Ia juga berharap dapat terus terjalin sinergi yang baik dengan pemerintah, dengan saling membantu akan menciptakan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di Papua Barat Daya.
Gubernur Minta Bupati-Wali Kota Dukung REI Papua Barat Daya
GAubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu menyambut baik dan menyatakan mendukung sepenuhnya kehadiran DPD RI Provinsi Papua Barat Daya. Sebelun melanjutkan sambutannya, Gubernur memberikan ucapan selamat Ultah ke 54 kepada REI yang dengan wajah sumringah oleh Ketum DPD REI.
Dikatakan oleh Elisa Kambu, pemerintah memiliki banyak pemikiran, namun dengan keterbatasan yang ada, tidak semua hal dapat dikerjakan.
“Karena itu, saya hadir di sini untuk memberikan harapan kepada REI sebagai mitra strategis pemerintah, mari kita terus membangun komunikasi yang baik diantara kita. Kita harus saling bergandeng tangan dan berkolaborasi untuk mewujudkan cita-cita besar bangsa kita, yaitu masyarakat Indonesia yang adil dan sejahtera,”ujar Gubernur Elisa Kambu dengan selempang tas noken di dadanya,
Gubernur menegaskan akan tetap mendukung berbagai upaya yang dilakukan oleh REI Papua Barat Daya untuk penyediaan hunian bagi warga.
“Saya berharap kita semua bisa mendapatkan kesempatan kebijakan dari pemerintah pusat. Program 3.000.000 rumah ini tidak boleh membuat kita berdiam diri. Mari berlomba-lomba untuk mencapainya,”ajak Gubernur yang disahut aplaus dari Ketum REI beserta jajaran dan tamu undangan.
Lanjut dikatakan oleh Gubernur, dengan letaknya yang sangat strategis dan potensi sumber daya alam yang dimiliki, orang akan terus berdatangan di Papua Barat Daya.
“Seperti pepatah kuno, “di mana ada gula, di situ pasti ada semut.” Dengan potensi yang kita miliki, tidak heran jika jumlah penduduk di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong akan terus bertambah. Mereka datang dengan harapan untuk memiliki tempat tinggal. Setiap orang pasti ingin memiliki rumah, yang merupakan impian semua masyarakat,”tandasnya.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para developer yang telah berkontribusi dalam memajukan kota ini, membuat negeri ini maju. Untuk pemerintah dan masyarakat, dikatakan, perjuanga belum selesai. Bahwa pemimpin esok harus lebih baik dari hari ini.
“Itu sebanyak saya ingin mengajak kita semua untuk berkolaborasi antara,pemerintah, antara DPD REI,rekan-rekan developer, para mitra , perbankan, kita harus bersatu. Hanya dengan bersatulah kita bisa melaju cepat,”tandasnya.
Kepada bupati, wali kota di Papua Barat Daya, Gubernur mohon mendukung sepenuhnya kehadiran DPD REI Papua Barat Daya.
“Pada saat teman-teman ini butuh lahan untuk membangun rumah bagi warga kita ya supaya dibantu begitu. Kalau kasih tanah untuk bikin sawit ka, gali-gali begitu tidak boleh tapi kalau untuk bangun rumah itu perlu. Tapi tidak boleh juga ambil lahan pertanian karena kita hidup dulu baru bisa kerja,”ucap Gubernur Elisa Kambu.
Selain unsur Forkopimda, acara pengukuhan pengurus DPD REI Papua Barat Daya dihadiri Plt Sekda Kota Sorong Ruddy Laku, S.Pi, MM, Ketua KADIN Papua Barat Daya, Darwanto serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Rangkaian acara pengukuhan DPD REI Papua Barat Daya dilanjutkan dengan penyerahan cindera mata dan foto bersama.
Selanjutnya di momen yang spesial, dilanjutkan dengan acara perayaan HUT REI ke-54 dimana Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu dengan setia mengikuti hingga akhir acara. (min)







