SORONG– Menyemangati Pemuda dalam momentum 98 tahun Sumpah Pemuda, Yayasan Bersama Satu Harmoni yang diketuai Syamsudin M. Djohan, SH terpanggil melaksanakan kegiatan edukasi lingkungan dengan metoda ecothelogy pendekatan memahami alam dari sisi mindset religi.

Dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Provinsi Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu, ST, M.Si, kegiatan Ecothelogi digelar Sabtu (31/10/2026) di area bekas Kebakaran hutan Sagu jalan kontener SP 2 Kabupaten Sorong, dengan melakukan pengamatan langsung kontekstual learning ke lokasi dan mendapatkan materi dari petugas Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat Daya , Samuel Windesi.

Usai pengamatan lapangan dilanjutkan dengan materi Lingkungan Hidup oleh staf Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Papua Barat Daya Widi dan materi theologi dari Kementrian Agama Kota Sorong Ustd. M. Adnan Firdaus, S.Ag, M. Pd yang juga sebagai Ketua Panitia, yang berlangsung di di Lapangan Futsal Banyu Langit jl. Intimpura Kabupaten Sorong.

Menyemarakkan suasana, disela sela kegiatan juga ada quiz berbasis digital berhadiah seputar materi serta penandatangan komitmen jaga alam jaga bumi oleh pelajar, guru pembimbing, pemateri serta panitia yang terlibat dalam kegiatan ini.
Kegiatan ecotheologi diakhiri dengan penyerahan secara simbolis bibit tanaman produksi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Papua Barat Daya, Julian Kely Kambu kepada guru-guru Sekolah SMA.
“Harapan saya sebagai Ketua Yayasan berharap kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai komitmen bersama dalam menjaga bumi, menjaga alam lestari,”ujar Syamsudin Djohan.
Ia juga mengakui dengan keterbatasan anggaran, kegiatan Ecotheology ini hanya menjangkau 7 SMA sederajat di Kota dan Kabupaten Sorong.
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Julian Kelly Kambu mengatakan, Papua yang selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan penting bagi kelestarian lingkungan dunia harus dijaga bersama,terutama ditengah meningkatkan ancaman pemanasan global,
“Jangan sampai kita meninggalkan air mata, tetapi harus mewariskan mata air bagi anak cucukita,”tandas Kelly Kambu, harapan yang sering disampaikan dalam setiap moment.
Kadis LH Papua Barat Daya menekankan pentingnya ecotheology yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan tanggung jawab menjaga lingkungan. (**/min)







