Juga Dilantik Ketua IWK Bone PBD dan Ketua KPM Bone Kota Sorong
SORONG– Ditandai, dengan pembacaan ikrar dan penyerahan bendera Pataka, Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Kerukunan Perantau Masyarakat (KPM) Bone dan DPP Ikatan Wanita Kerukunan (IWK) Bone Provinsi Papua Barat Daya dan Dewan Pengurus kota (DKP) KPM Kota Sorong periode 2025-2030 resmi dilantik di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong, Papua Barat Daya Rabu (14/1/2026).

Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat diawali dengan dilantiknya Ketua DPP KPM Bone Provinsi Papua Barat Daya, H. Hasbullah, S.Sos beserta pengurus oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) KPM Bone, Achmad Pawennai. Usai resmi memimpin DPP KPM Bone Provinsi Papua Barat Daya, selanjutnya H. Hasbullah melantik Ketua Dewan Pengurus Kota (DPK) Kota Sorong, Nuryadi beserta jajaran pengurus DPK KPM Bone Kota Sorong.

Dengan tampil mengenakan baju bodo yang begitu cantik dan elegan, Wanita-Wanita Bone di Provinsi Papua Barat Daya juga tampil bersatu dalam organisasi DPP Ikatan Wanita Kerukunan (IWK) Bone. Dari pembacaan SK oleh Sekjen DPP IWK Bone, Andi Mega Musmar, Ketua Umum DPP IWK Bone yang diwakili Bendahar Umum, Hj Nursidar, S.Pd secara resmi melantik Hartini Desti Ayu sebagai Ketua DPP IWK Provinsi Papua Barat Daya. Memimpin DPP IWK Bone Provinsi Papua Barat Daya, Hartini Desti Ayu dilengkapi dengan sejumlah pengurus yang akan mendampinginya selama 5 tahun (2025-2030).

Persiapan yang dilakukan panitia dengan ketuanya, Muhammad Hasbullah Aman tidak sia-sia dimana acara pelantikan berlangsung sukses.
Di tamu-tamu VVIP , selain tamu dari DPN KPM Bone dan IWK Bone yang datang dari Jakarta, juga hadir Bupati Bone yang diwakili Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Bone, H. Andi Promal, ST M.Si. Selain itu, duduk dalam satu meja, Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, S.Pd.I MM, Komandan Pasmar 3, Mayjen TNI (Mar) Andi Rahmat M, Wadan Pasmar 3, Brigjen TNI (Mar) Andi Sultan Alimuddin, M,Tr. Opsla, M.Han.

Sementara di meja bundar VVIP lainnya juga hadir Wakil Wali Kota Sorong, H. Ansar Karim, Wakil Ketua 3 DPR Kota Sorong, Robert Malaseme, SE, Ketua BPW KKSS Provinsi Papua Barat Daya, Ir H. Muhammad Said, ST, IPM, M,Pd, Ketua IWSS Papua Barat Daya, Hj Noorjannah, Ketua BPD KKSS Kota Sorong, H. Firman Baco, Penasehat KKSS , Dr H. Hermanto Suaeb dan sejumlah perjabat serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik.
Amanah yang diberikan ini bukanlah tugas yang ringan. “Saya yakin dengan kebersamaan, keikhlasan, dan semangat persaudaraan, Saudara-saudara mampu menjalankan tanggung jawab organisasi ini dengan sebaik-baiknya,”tandasnya.
Wagub Ahmad Nausrau juga mengatakan, Kerukunan Perantau Masyarakat Bone memiliki peran yang sangat strategis sebagai wadah pemersatu, penjaga nilai-nilai budaya, serta jembatan komunikasi antara masyarakat perantau dengan pemerintah daerah dan masyarakat adat setempat.
Nilai-nilai yang menjadi falsafah hidup masyarakat Bone sangat sejalan dengan semangat membangun Papua Barat Daya yang harmonis, damai, dan berkeadilan.
“Saya mengapresiasi kontribusi nyata masyarakat Bone yang selama ini telah berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah, baik di bidang ekonomi, sosial, pendidikan, maupun keagamaan. Kehadiran masyarakat perantau bukan sekadar sebagai pendatang, tetapi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari mozaik keberagaman Papua Barat Daya,”ucapnya.
Orang nomor 2 di Provinsi Papua Barat Daya juga mengakui kelembutan dan sopan santun warga Bone karena Ia mengaku juga pernah mengunjakkan kaki di Kabupaten Bone sehingga mengetahui persis bagaimana perilaku orang Bugis Bone.
Dan merupakan satu kebanggaan banyak orang Bone yang sukses baik di pemerintah maupun di kalangan dunia usaha.
Bupati Bone yang diwakili oleh Kepala Dinas Perindustrian, Bapak H. Andi Promal, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terlaksananya kegiatan ini. Kegiatan seperti ini dapat terwujud berkat adanya kerja sama yang baik, semangat kekeluargaan yang kuat, persaudaraan, persatuan, serta kekompakan yang terus terjalin.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Telah disampaikan bahwa masyarakat Kerukunan Perantau Masyarakat (KPM) Bone di Kota Sorong sangat luar biasa, kompak, dan solid. Oleh karena itu, patut kita berikan apresiasi dan tepuk tangan,”ucapnya.
Ia menjelaskan, sebuah ungkapan yang sering kita dengar, sederhana namun penuh makna, yaitu kita harus menjadi lebih baik dari para pendahulu kita.
Ungkapan inilah yang hendaknya menjadi motivasi bagi kita semua. Sebagai gambaran, terdapat banyak perantau Bugis yang berhasil di berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya adalah H. Hisyam, yang orang tuanya merupakan perantau asal Bone yang merantau ke Banjarmasin.
“Berasal dari salah satu kecamatan di Bone yang cukup jauh dari pusat kota, ayah beliau berdagang tembakau dari Bone ke Banjarmasin. Beliau kemudian menikah dengan masyarakat setempat di Kandangan, dan dari sanalah lahir H. Hisyam yang kemudian dikenal sebagai salah satu sosok perantau yang sukses,”tuturnya.
Junjung Tinggi siri’ na pacce
Selain mengungkapkan H. Isyam yang sukses di Kalimantan, H. Andi Promal juga mengungkap sederet orang-orang asli Bone yang pernah jadi menteri bahkan jadi Wakil Presiden yakni Jusuf Kalla yang asli Bugis Bone. Sedangkan di era pemerintahan Prabwo ada 3 menteri asal Bone seperti Menteri Pertanian, Amran Sulaimen dan Menteri Agama, H. Nasaruddin Umar.
Selain tetap menjunjung tinggi yang falsafah :”dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung, H. Andi Pomal juga mengingatkan kepada warga Bone di Kota Sorong dan Papua Barat Daya pada umumnya untuk tidak melupakan jati diri sebagai orang Bugis-Makassar, Sulawesi Selatan. Bahwa orang Bugis-Makassar selalu menjunjung tinggi siri’ na pacce harga diri dan etikanya serta memiliki rasa solidaritas dan empati yang tinggi. “Hanya harga diri itu kita lahir di dunia ini,”tandasnya.
Kepada segenap warga Bone di perantauan Provinsi Papua Baray Daya, H. Andi Promal berpesan untuk berbuat yang terbaik bagi kemajuan Provinsi Papua Barat Daya, menjalin sinergitas dengan Pemerintah Daerah dan tidak melupakan kampung halaman. “Lou sappa deceng, lisu mappadeceng yang artinya pergi mencari kebaikan dan kembali ke kampung juga membawa kebaikan,”pesan Andi Pomal.
Sementara itu, Ketua KPP KPM Bone Papua Barat Daya, H. Hasbullah, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berperan serta. Ia menegaskan bahwa dengan kerja sama yang baik, insyaallah berbagai tantangan dapat dihadapi bersama dan juga mengingatkan bahwa keberhasilan bukan ditentukan oleh nama besar, melainkan oleh kerja nyata.
“Saya mengajak seluruh pengurus Kerukunan Perantau Masyarakat Bone untuk saling mendukung dan menguatkan, serta bersama-sama menjaga kehormatan organisasi sebagai rumah besar yang nyaman bagi seluruh warga perantau di Provinsi Papua Barat Daya,” ujarnya.
Wagub PBD Serahkan Award Bone 2026
Ketua Panitia Pelantikan DPP KPM Bone Provinsi Papua Barat Daya, Muhammad Hasbullah Aman dalam sambutannya mengatakan bahwa Pelaksanaan program masing-masing organisasi diharapkan menjadi substansi utama yang mengarah pada peningkatan kompetensi, pemahaman, serta integritas organisasi.
“Tak lupa, kami mengapresiasi partisipasi seluruh pihak yang telah membantu menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung, serta seluruh masyarakat Bone yang berdomisili di Provinsi Papua Barat Daya, di mana pun berada. Berkat dukungan semua pihak, acara ini dapat berlangsung sesuai dengan rencana,”imbuh Hasbullah Aman, yang akrab disapa UL.
Selain tari Paddupa yang mengawali rangkaian acara, pelantikan 3 organisasi masyarakat Bone di Papua Barat Daya dan Kota Sorong juga diisi dengan menyanyikan lagu Mars KPM Bone yang dipersembahkan ibu-ibu IWK Bone serta tarian mix Papua dan tarian adat Sulsel yang tampil di penghujung acara.
Yang cukup menarik, pada rangakian acara, Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau menyerahkan penghargaan, Bone Award 2026 kepada orang-orang tua Bugis Bone.
Award diberikan kepada H. Patola Salim yang masuk Papua sebelum tahun 1960 yang menerima perwakilan keluarga, H. Caya Wahid, kemudian award juga diberikan kepada H. Baco Rabbanong, datang ke Papua tahun 1960, keluarga yang menerima diwakili Hj Suryani, H. Ibrahim yang datang ke Papua sebelum tahun 1960, perwakilan keluarga yang menerima H. Abdul Muthalib, Bapak Karimun yangf masuk Papua tahun 1962, perwakilan keluarga yang menerima H. Firman Baco (Ketua KKSS Kota Sorong) , serta award juga diberikan kepada H. Muhammad Junaid yang masuk Papua tahun 1969 (mantan Ketua KKSS pertama di Sorong), perwakilan keluarga yang menerima, Andre.
Selain itu, Waketum KPM Bone Achmad Pawannei juga menyerahkan pin KKSS kepada Wagub Papua Barat Daya Ahmad Nausrau. “Pin KKSS saya berikan sebagai rumah besar kita semua,”tandasnya. (min)







