Dianggarkan Rp 12 Miliar, Wali Kota Sorong Tinjau Proyek RTP di Eks Terminal Remu

Ditargetkan Selesai Juni 2026

SORONG– Dengan dianggarkan menyerap dana sekitar Rp 12 Miliar, proyek pembangunan Ruang Terbuka Publik (RTP) Losari yang berlokasi di eks Terminal Remu ditargetkan selesai  Juni 2026.

Proyek RTP di eks Terminal Remu yang ditargetkan selesai Juni 2026. (Rosmini/SuaraSorong.com)

Dikatakan oleh Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, SH, M.PA, saat ini pekerjaan tahap awal telah selesai 90 %.

“Ya, ini jogging track sudah dibuat, ini tinggal diratakan. Ya, mudah-mudahan dalam bulan ini sudah clear tahap awal dan kita masuk lelang berikut lagi untuk 2024. Jadi kita usahakan secepatnya, anggarannya kami sudah siapkan,”ujar Wali Kota Sorong Septinus Lobat saat meninjau lokasi RTP di eks Terminal Remu, Selasa, 6 Januari 2026.

Suasana saat Wali Kota dan Waki Wali Kota Sorong meninjau proyek RTP di eks Terminal Remu. (Ist)

Dalam kunjungannya di lokasi RTP,  Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota Sorong H. Ansar Karim, Asisten 2 Tamrin Tajudin, ST MM, dan pimpinan dari Dinas Cipta Karya serta pihak konsultan.

“Rp 12 miliar untuk sampai dengan selesai. Juni-lah. Juni-Juli sudah bisa kita resmikan. Mudah-mudahan tidak ada hambatan, sehingga ini secepatnya digunakan oleh masyarakat Kota Sorong,”tandas Wali Kota.

Dikatakan oleh Septinus Lobat, RTP dihadirkan karena masyarakat Kota Sorong butuh ruang, butuh space untuk bersosialisasi diri, bisa santai.

“Turis-turis kita datang juga kasihan macam tadi, mereka cari tempat untuk foto-foto tidak ada. Jadi pemerintah harus gerak cepat untuk membuka ruang-ruang terbuka publik untuk ruang terbuka untuk umum, masyarakat bisa ada di situ bersosialisasi,”ujar Wali Kota.

Ruang Terbuka Publik yang dibangun di lahan seluas 4.000 M2  akan dilengkapi berbagai fasilitas.

“Kalau untuk fasilitas sendiri sih di antaranya yang paling utama ada terminal transit, kemudian area jogging track itu yang menjadi sarana utama. Kemudian ada beberapa fasilitas lain lagi, taman-taman dan lapangan yang multifungsi yang sifatnya bisa olahraga, bisa kegiatan-kegiatan lainnya juga, mungkin seperti itu,”terang pihak konsultan.

“Ada parkiran juga. Parkiran di luar ini bisa 50 mobil parkirannya,”imbuh Wali Kota Septinus Lobat.

Menanyakan bagaimana kelengkapan Amdalnya, Wali Kota Sorong Septinus Lobat mengatakan,  karena diperuntukkan untuk ruang terbuka publik, jadi tanpa Amdal ruang terbuka publik ini juga sudah ada dari dulu sehinhga tinggal dikembangkan.

“Ya, ini dari sisi Amdal boleh ini, tidak mengganggu, justru ini bermanfaat untuk masyarakat Kota Sorong ke depan,”pungkas Septinus Lobat. (min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.