Bangkitkan Industri Kecil dan Menengah, Dekranasda Kota Sorong Gelar Pelatihan Merajut Kain Tenun

SORONG– Diikuti 55 perajin UMKM,  Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Sorong menggelar kegiatan Pelatihan Pengelolaan Pengembangan Usaha Industri Kecil Merajut KainTenun yang dibuka secara resmi oleh Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, SH, M.PA, di Rylich Panorama Hotel Kampung Baru, Kamis (23/7/2026).

Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, SH, M.PA.saat menyematkan ID Card peserta pelatihan. (Ist)

Ketua Dekranasda Kota Sorong, Jemima Elisabeth, SH, M.PA mengatakan, Indonesia khususnya Papua Barat Daya memiliki kekayaan budaya  yang luar biasa, termasuk berbagai motif dan karya kerajinan yang memiliki nilai seni yang tinggi.

Peserta pelatihan merajut kain tenun yang digelar Dekranasda Kota Sorong. (Rosmini/SuaraSorong)

“Tugas kita bersama adalah memastikan bahwa kekayaan budaya tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan tetapi juga.mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Jemima yang tak lain istri tercinta Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, SH, M.PA.

Melalui kegiatan pelatihan ketrampilan yang berlangsung 3 hari, lanjut Jemima,  inilah salah satu peran penting Dekranasda yakni membina para perajin agar terus berkembang, meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggal nilai-nilai budaya yang menjadi jati diri kita.

“Kegiatan seperti ini bukan sekedar pelatihan ketrampilan, tetapi merupakan investasi dalam membangun sumber daya manusia yang kreatif, mandiri dan produktif,” ujar Jemima.

Kegiatan pelatihan ketrampilan merajut dan tenun menghadirkan 2 narasumber dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Dari 55 peserta ini nantinya akan dibagi dalam 5 kelompok. Satu kelompok itu terdiri dari 5 orang peserta,”Jelas Jemima.

“Saya berharap setelah pelatihan ini akan ada motif-motif tenun atau kain-kain tenun yang bagus dan bermanfaat yang bisa mengangkat karya-karya mereka di masyarakat baik di Kota Sorong maupun diluar Sorong,”harapnya.

Dalam kegiatan pelatihan, seluruh peserta telah dibekali dengan alat-alat tenun. Kerena itu ujar Jemima, setelah mengikuti pelatihan diharapkan peserta terus melanjutkan kegiatan tenun di masing-masing kelompok usaha mereka atau di tempat tinggal mereka masng-masing sehingga tenun ini ketrampilan tenun tidak berhenti sampai pada kegiatan pelatihan ini.

“Dan mungkin ke depan kita akan kembali lagi panggil untuk melakukan peningkatan-peningkatan pengetahuan dan kemampilan terkait mungkin motif-motif tenun yang lain,”tandasnya.

Sementara itu Wali Kota Sorong, Septinus Lobat dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Kota Sorong berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan idustri kecil dan menengah (IKM) sebagai salah satu.pilar ekonomi daerah.

“Kemajuan IKM akan membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi keluarga dan mendorong kesejahteraan masyarakat Kota Sorong,”ujar Septinus Lobat.

Wali Kota berharap melalui pelatihan ini, peserta memperoleh pengetahuan dan ketrampilan baru yang dapat diterapkan dalam mengembangkan usahanya.

“Jadikan kesempatan ini sebagai ruang untuk belajar, bertukar pengalaman, memperluas jaringan serta membangun kolaborasi yang saling menguatkan,”pesan Wali Kota Sorong, Septinus Lobat. (min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.