SEMARANG– Sembilan cabang lomba yang diikuti kafilah Provinsi Papua Barat Daya pada MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengaj semuanya telah diikuti peserta dengan baik.

Kafilah Provinsi Papua Barat Daya di hari terakhir babak penyisihan, Kamis (17/9/2026) mengikuti cabang lomba 1 juz tilawah puteri, 20 juz puteri, tafsir Bahasa Inggris puteri, murattal dewasa putera dan syarhil putera dan puteri.

Bertempat di Auditorium Sudarto, SH Undip Semarang, pada cabang lomba syarhil puteri, peserta kafilah Papua Barat Daya, Naura, Jihan dan Nanda tampil di urutan ketiga dengan tema “Gerakan Kolektif Menghadapi Krisis Iklim dan Polusi Global”.
Selain Papua Barat Daya, juga tampi peserta dari kafilah Provinsi Papua Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Bangka Belitung, Riau, Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Papua Tengah.
Penampilan trio Isma Naura Shafina, Jihan Amilia Nur Azizah dan Nanda Fatin Hafisah dalam syarhil puteri begitu maksimal hingga memukau penonton.
Hal yang sama juga ditunjukkan Fahril Wally, Rizky Setiawan dan Muhammad Rizky Aidil Adha dalam syarhil putera yang tampil dengan tema “Persatuan dan Kerukunan Umat Beragama”.
Ditemui usai tampil, Naura menyampaikan terima kasih kepada pembina yang telah mendampingi, ustad dan ustazah yang telah melatih dan seluruh kafilah Provinsi Papua Barat Daya atas dukungan yang diberikan hinggg Ia dan tim syarhil bisa tampil dengan baik.
Soal hasilnya, Naura, Jihan dan Nanda menyerahkan sepenuhnya kepada Allah SWT. Usai tampil, rasa lega dengan wajah berseri-seri juga ditunjukan tim syarhil putera. Tampil memberikan yang terbaik itulah obsesi dari para peserta kafilah Papua Barat Daya.
Musabaqah cabang syarhil quran putera dan puteri merupakan tampilam terakhir kafilah Provinsi Papua Barat Daya.
Dari hasil yang dicapai 4 cabang lomba masuk peringkat 10 besar yakni.cabang tafsir Al Quran, Karya Tulis Ilmiah Quran (KTIQ), Tilawah dewasa puteri, dan tilawah remaja puteri.
Bahkan pada cabang tafsir Al Quran Bahasa Arab putera dengan peserta Proudy berada di posisi ke 5 atau meraih juara harapan II dari 21 peserta.
Dari hasil perolehan yang dirilis di link lptqnasional, Jumat (18/9/2026) pada cabang KTIQputera dengan peserta M.Khoirul Fahmi berada di peringkat 8 dari 30 peserta, tilawah dewasa puteri, dengan peserta Syarah Yunita di peringkat ke 9 dari 37 peserta dan cabang tilawah remaja puteri, Ade Irma Ulima di peringkat 10 dari 35 peserta.
Rangkaian lomba MTQ Nasional XXXI yang diikuti 2.242 peserta dari 37 provinsi di tanah air, Jumat (18/9/2026) memasuki babak final.
Dari hasil klasemen MTQ Nasional XXXI, Jumat (18/9/2026) Provinsi Kalimantan Timur berada di peringkat pertama dengan 36 finalis disusul tuan rumah Provinsi Jawa Tengah dengan 28 finalis, DKI Jakarta 12 finalis, Aceh 9 finalis, Jambi dan Provinsi Jawa Timur 9 finalis.
Sebagai pembina kafilah Provinsi Papua Barat Daya, Abdul Mutalib Salim, SE kepada media ini memberikan apreseasi kepada peserta yang telah begitu bersemangat mengikuti lomba MTQ, demikian pula dengan para official yang telah mendampingi peserta pada setiap cabang lomba.
Dari potensi yang dimiliki peserta dari Papua Barat Jaya yang telah tampil luar biasa, tentunya bersaing secara nasional dengan provinsi-provinsi lain.
“Walaupun demikian, peserta dari Papua Barat Daya tetap semangat mengikuti lomba yang dilaksanakan oleh LPTQ Nasional. Walaupun itu
hanya beberapa yang bisa mencapai target
karena persaingannya cukup ketat, cukup berat, tantangan ini menjadi pelajaran bagi LPTQ Provinsi Papua Barat Daya untuk ke depan mempersiapkan diri yang lebih matang lagi sehingga bisa bersaing dengan provinsi-provinsi yang lain di seluruh Indonesia,”ujar Abdul Mutalib.
Pelaksanaan MTQ XXXI yang tersebar di 12 venue di Kota Semarang dinilai sangat luar biasa, dimana semua venue yang disiapkan panitia sangat nyaman bagi peserta.
“Ada beberapa tempat lomba yang memang sudah dipersiapkan secara baik, secara matang untuk melayani peserta dari seluruh Indonesia. Sekitar 8 tempat mata lomba dan tempat utama itu luar biasa. Kelihatannya semua peserta dari seluruh Indonesia ini mengikuti lomba dengan seksama dan luar biasa kepada pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang telah menyiapkan fasilitas dalam lomba MTQ tingkat nasional di Kota Semarang,”ujarnya.
Ia berharap kepada peserta kafilah Papua Barat Daya untuk tetap semangat mengikuti MTQ Nasional XXXI yang akan berakhir Sabtu (19/9/2026).
“Lomba MTQ ini dalah untuk meningkatkan kualitas, meningkatkan keimanan kita, meningkatkan cinta kita terhadap Al-Quran, sehingga bukan juaranya saja, tapi bagaimana Al-Quran itu menjadi pedoman hidup bagi kita, khususnya umat muslim,”harap Talib yang juga Ketua DKM Masjid Raya Al Akbar Kota Sorong.
Harapan yang sama agar para peserta tetap semangat juga disampaikan Hj Quraisiah selaku pembina dari peserta MTQ Nasional XXXI. Usai menyaksikan syarhil puteri tampil, mata Hj Quraisiah berkaca-kaca terharu melihat Nanda, Jihan dan Naura tampil begitu luar biasa. Demikian pula dengan syarhil putera yang terdiri dari Fahril Wally, Rizky Setiawan dan Muhammad Rizky Aidil Adha.
“Tidak bisa ucapkan dengan kata-kata, penampilan anak-anak hari ini luar biasa.
Mereka latihan, kita memberikan arahan, memberikan motivasi, dan mereka buktikan di atas panggung hari ini luar biasa,”ujar H.Quraisiah.
Bahwa 41 peserta kafilah Papua Barat Daya semua telah tampil pada 9 cabang lomba di MTQ Nasional XXXI, Hj Qurasiah menyampaikan terima kasih kepada masyarakat khususnya Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos dan seluruh pembina yang telah memberikan dukungan yang begitu besar kepada kafilah Provinsi Papua Barat Daya.
Untuk hasil yang dicapai, peringkat Provinsi Papua Barat Daya secara umum akan diketahui pada penutupan MTQ Nasional XXXI, Sabtu 19 September 2026. (min)







