SORONG- Ditengah kebahagiaan merayakan HUT ke- 81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menunukkan kepeduliannya dengan menyerahkann santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada 10 ahli waris, masing-masing senilai Rp 42 juta.

Santunan BPJS Ketenagakerjaan yang total senilai Rp 420 juta ini diserahkan oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S. Sos usai upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Sorong Modern City, Reklamasi Pantai, Senin (17/8/2026).
Adapun 10 peserta yang telah meninggal dunia dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan yang diserahkan kepada ahli waris masing-masing,
1. Alm Supeni
2. Alm Muhammad Irfan Taha
3. Alm Melkianus Way
4. Alm Martinus Homer
5. Alm Almenius Mambraku
6. Alm Maria Dorowe
7. Alm Naomi Saday
8. Alm Saul Buiney
9. Alm Petrosina Agerae
10. Alm Nelce Meroa
Selain kepada ahli waris, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya juha menyerahkan perlindungan sosial kepada pekerja rentan. “Perhatian kita kepada masalah-masalah sosial yang ada dengan memberikan santunan kepada para pekerja rentan kita melalui asuransi tenaga kerja (BPJS Ketenagakerjaan),”ujar Elisa Kambu media.
Dikatakan, dua tahun berturut-turut, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya memberikan jaminan BPJS Ketenagakerjaan kepada 77.500 jiwa. Dan sepajang Januari hingga Juli 2026, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya telah menyalurkan santunan Rp 3,9 miliar.
“Dari 3 tahun provinsi ini kita sudah membayar santunan kepada penerima manfaat kurang lebih Rp 15 miliar. Untuk tahun 2026 ini sampai dengan santunan tadi itu sudah Rp 3,9 Miliar,”sebut Elisa Kambu kepada media.
Penyerahan santunan itu lanjut Elisa Kambu sebagai wujud perhatian Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya terhadap para pekerja rentan, seperti tokoh agama, nelaya dan lainnya. Dalam program BPJS ketenagakerjaan ini, sebut Gubernur, untuk santunan meninggal Rp 42 juta, sedangkan untuk pendidikan bervariasi.
“Untuk pendidikan bervariasi, ada yang Rp 200 juta, ada yang Rp 100 juta,”sebutnya. “Kalau kedepan kita punya fiskal yang cukup, semua masyarakat pekerja rentan kita jaminkan. Sehingga kalau meninggal , keluarga tidak sibuk lagi memikirkan biayanya,”tandas Gubernur.
Elisa Kambu juga mengatakan, dalam penyaluran BPJS KetenagakerjaanProvinsi Papua Barat telah menunjukkan capaian positif, dimana secara nasional, selama dua tahun berturut-turut, Provinsi Papua Barat Daya berhasil menjadi provinsi terbaik nomor satu di seluruh Indonesia.
Sementara kitu Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sorong, Iguh Bimantoroyudo memberikan apreseasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya atas komitmen dan keberlanjutan program perlindungan bagi pekerja rentan dan pekerja keagamaan.
Dikatakan, BPJS Ketenagakerjaan akan terus memberikan pelayanan terbaik dan memastikan setiap peserta memperoleh perlindungan serta manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan secara optimal. (min)











