SORONG– Gubernur Papua Barat Daya (PBD) Elisa Kambu, S.Sos kembali melakukan gebrakan merombak susunan “kabinetnya” dengan melantik 21 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya, Senin 9 Februari 2026 sore.

Dalam pelantikan 21 pejabat eselon II Pemprov Papua Barat Daya yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Gubernur Papua Barat Daya, terjadi perubahan yang cukup signifikan yang dinilai oleh Gubernur Elisa Kambu sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan kinerja birokrasi.
Salah satu pejabat yang dilantik dengan menempati posisi baru adalah Johny Way, S.Hut, M.Si yang pernah menjabat Plt Sekda Papua Barat Daya kemudian jadi Asisten 2 Bidang Ekonomi Pembangunan dan kini resmi dilantik oleh Gubernur sebagai Kepala Dinas (Kadis) Kehutanan Provinsi Papua Barat Daya.
Lengkapnya, 21 pejabat eselon II Pemprov Papua Barat Daya yang dilantik yakni:
• Yakob Kareth, sebagai Kepala Bapperida PBD
• George Yarangga, sebelumnya Staff Ahli Gub Bidang Ekonomi Pembangunan, menjadi Kepala BPBD
• Johny Way, sebelumnya Asisten Ekonomi Pembangunan, menjadi Kepala Dinas Kehutanan PBD
• Atika Rafikah, Asisten Administrasi Umum
• Suroso, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM
• Yusdi Lamatenggo, sebelumnya Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga PBD, menjadi Kadis Pariwisata Ekonomi Kreatif PBD
• Julian Kelly Kambu, sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan PBD, menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup PBD
• Victor Solossa, sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan, menjadi Asisten Ekonomi Pembangunan
• Menase Jitmau, sebelumnya Kadis Dpmptsp PBD, menjadi Staff Ahli Gubernur Ekbang
• Rahman, sebelumnya Kepala Bapperida, menjadi Kadis Perindustrian dan Perdagangan PBD
• Vincent Baay, sebelumnya Kadis Kebakaran, Penyelamatan Satpol PP, dan Penanggungalan Bencana, menjadi Kepala Satpol PP dan Damkar PBD
• Adolof Kambuaya, Kepala Dikbas dan Kebudayaan
• Yakobus T. Pabimbin, sebelumnya Kepala Dinas PUPR PBD, menjadi Kepala Dinas Perhubungan PBD
• Absalom Solossa, sebelumnyaKadis Pertanian, Pangan, Kelautan, Perikanan, menjadi Kadis Kelautan dan Perikanan PBD
• Bernardus Asmuruf, sebelumnya Sekretaris MRP PBD, menjadi Kadis Pemuda dan Olahraga PBD
• Sellvyana Sangkek, sebelumnya Kaban Kesbangpol, menjadi Kadis Koperasi dan UMKM
• Irma Riyani Soelaiman, sebelumnya Kadis Kominfo Persandian dan Statistik, menjadi Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah
• Eksan Musa’ad, Kabiro Perekonomian PBD
• Novianto Zulkarnain, kabiro PBJ,
• Anhar Akib Kadar, Kabiro Pemerintahan Otsus,
• Eltje S. Doo, sebelumnya Kabiro Umum, menjadi Kadis Kominfo
Gubernur menegaskan rotasi dan rolling jabatan merupakan hal yang biasa dalam birokrasi pemerintahan.
“Rotasi rolling hal biasa untuk penyegaran karena kalau terlalu lama juga akan jenuh. Sebagai ASN diharapkan bisa berinovasi, kalau bisa mendekat basic ASN sesuai dengan bidang keahlian,” ujarnya.
Ia juga menegaskan mutasi jabatan yang dilakukan tidak berkaitan dengan balas jasa atau kepentingan tertentu, melainkan murni untuk kemajuan organisasi pemerintahan.
“Tidak dalam rangka balas budi dan jasa, tapi demi kemajuan organisasi. Keputusan ini dilakukan berdasarkan hasil evaluasi,” tegas Elisa Kambu.
Gubernur juga menegaskan perubahan penting dalam sistem penilaian kerja aparatur, dimana mulai tahun 2026, sasaran kinerja pegawai (SKP) tidak lagi hanya ditandatangani tetapi dinilai langsung oleh gubernur. (**/min)





