SORONG– Ditandai dengan pemasangan Id Card, Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, SH, MPA diwakili Wakil Wali Kota Sorong, H. Ansar Karim, A. Md membuka kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) yang diikuti 163 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong, Rabu (6/5/2026) di Gedung LJ Kantor Wali Kota Sorong.

Wali Kota Sorong Septinus Lobat dalam sambutannya berharap kepada peserta Latsar untuk mengikuti dengan baik, menyimak penyampaian materi yang disampaikan widyaswara dan narasumber lainnya.

Wali Kota mengatakan, Latsar tidak lain bertujuan untuk menyiapkan pemimpin masa depan yang berintegritas, adaptif dan inovatif dalam menghadapi tantangan birokraai yang semakin kompleks.
Dikatakan Septinus Lobat, dengan kemajuan SDM, tantangan CPNS 10 tahun kedepan akan semakin berat, karena itu para CPNS diminta untuk mempersiapkan diri dengan baik.
Wali Kota juga mengungkapkan untuk sampai ke jenjang karir tertinggi melalui proses yang panjang dimana harus mengikuti berbagai ujian.
“Tantangan kedepan akan jauh lebih berat, karena itu kalian harus inovatif, kreatif, responsif dan adaptif terhadap perkembangan zaman,”pesan Wali Kota.
Bahwa sebagai aparatur negara harus peka dengan lingkungan di sekitar. Jika Kantor Distrik kotor.maka langsung bertindak untuk membersihkan kantor yang kotor tidak perlu menunggu perintah kepala distrik.
Wali Kota Sorong juga menyampaikan pentingnya untuk jadi PNS yang cerdas dengan cara meningkatkan ilmu pengetahuan dengan terus membaca, membaca dan membaca. “Belajarlah sampai maut memisahkan,”pesan Septinus Lobat.
Sementara itu Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (KPSDM) Provinsi Papua Barat, Jainab Usnawas, SE, M.Si dalam sambutannya menjelaskan, Latsar digelar sesuai UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang aparatur sipil negara yang mewajibkan setiap CPNS menjalani masa percobaan melalui proses pendidikan dan pelatihan.
Pelatihan dasar CPNS jelas Jainab Uswanas dilaksanakan dengan metode blended learning yakni perpaduan pembelajaran klasikal dan daring.
Meski demikian, lanjutnya peserta diharapkan tetap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius dan penuh tanggung jawab agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.
Jainab juga mengatakan, Latsar menjadi.pintu. awal (entry point) dalam membentuk ASN yang profesional, berkarakter serta mampu mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang cerdas (smart governance).
“ASN harus menjadi role model dalam pelayanan publik, sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai dasar seperti berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptidlf dan kolaboatif,”pesannya. (min)






