SORONG– Memberikan dukungan kepada 20 Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) yang akan berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci, satu-satunya kepala daerah yang hadir pada acara pelepasan di tingkat provinsi pada Senin (4/5/2026) adalah Bupati Sorsel Petronela Krenak, S.Sos, M.Tr.Ap.

Selain dukungan moril, Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp 300 juta untuk mendukung pemberangkatan 20 orang Calon Jemaah Haji tahun 2026 ini.

Bupati Sorong Selatan Petronela Krenak mengatakan dukungan anggaran tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dalam memfasilitasi kebutuhan jamaah calon haji.
“Pemerintah kabupaten bersama provinsi mendukung penuh proses keberangkatan jamaah calon haji. Dari Sorong Selatan kami telah melepas calon haji menuju Kota Sorong sebagai titik keberangkatan selanjutnya,”terang Petronela Krenak yang ditemui media usai menghadiri pelepasan CJH Provinsi Papua Barat Daya di Vega Prime Hotel, (4/5/2026).
Ia menjelaskan, pada tahun ini terdapat 20 calon jemaah haji (12 jemaah perempuan dan 8 jemaah laki-laki) asal Sorong Selatan yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci. Meski kondisi keuangan daerah sedang terbatas, pemerintah tetap berupaya memberikan dukungan maksimal.
“Kami menyediakan anggaran kurang lebih Rp Kalau itu kita setiap tahun itu ada. Kebetulan kita Sorong Selatan, muslim kita muslim Papua itu banyak sekali di Sorong Selatan. Di wilayah Imeko, di Sorong Selatan memang dikenal toleransi umat beragama yang sangat ramah, sangat baik, membangun komunikasi yang luar biasa. Karena ada nusantara tapi juga ada muslim kita yang asli Papua. Di wilayah Kokoda, di Inanwatan pun itu juga ada. Ada warga masyarakat muslim asli Papua yang juga masuk dalam calon haji untuk Sorong Selatan,”jelas bupati perempuan satu-satunya di Tanah Papua.
Dalam pemberangkatan CJH ini, Bupati Petronela Krenak mengatakan, selama ini melalui Kementerian Agama-yang kini ditangani Kementerian Haji dan Umroh- CJH yang berangkat adalah mereka sudah daftar bertahun-tahun.
“ Memang diprioritaskan yang sudah lama, yang sudah mendaftar, itu yang dipilih oleh Kementerian Agama. Tapi memang daftar susulan itu tetap setiap tahun itu ada,”jelas bupati didampingi Kepala Kemenhaj dan Umroh Kabupaten Sorsel, Nurain Iskandar Alam, S.Ag.
Pemda Sorsel juga akan terus mendorong adanya penambahan kuota haji bagi Sorong Selatan, mengingat tingginya minat masyarakat muslim asli Papua untuk menunaikan Rukun Islam Ke-5 tersebut.
Bupati berharap seluruh jamaah calon haji asal Sorong Selatan dapat menunaikan ibadah dengan baik dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. Harapan yang sama juga disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sorong Selatan, Nurain Iskandar Alam, S.Ag.
“Jaga kesehatan, jasmani dan rohani, semuanya harus disiapkan. Jaga nama Sorong Selatan, jaga nama Papua Barat. Semoga kembali dengan sehat, pergi dengan sempurna, kembali pun dengan sempurna jumlah jemaahnya, dan jadi haji yang mabrur,”pesan Kepala Kantor Kemenhaj Sorsel Nurain.
Untuk persiapan, dikatakan 90 persen sudah siap, tinggal menunggu pemberangkatan. Calon Jemaah Haji Kabupaten Sorong Selatan yang terdiri dari 12 jemaah wanita dan 8 jemaah pria dijadwalkan pada 7 Mei 2026 akan bertolak dengan pesawat Lion Air dari Bandara DEO Sorong pada jam 12.05 WIT menuju Embarkasi Makassar.
“Pada tanggal 8 Mei penerimaan oleh pihak embarkasi terhadap jemaah kloter 25,”jelas Ain-sapaan akrab Kepala Kemenhaj dan Umroh Kabupaten Sorong Selatan.
Seperti diketahui, CJH yang berangkat pada tahun 2026 ini adalah mereka yang mendaftar pada tahun 2014 dan awal 2015. Calon Jemaah Haji Kabupaten Sorsel, tertua berusia 62 tahun atas nama Harini Amat Misban, sementara usia termuda 40 tahun atas nama Kiki Irawati.
Menunggu waktu pemberangkatan, 20 CJH Kabupaten Sorsel menginap di Asrama Haji Kota Sorong. (min)





