SORONG– Mengusung tema “Meningkatkan Sinergitas, Solidaritas serta Kualitas dan Partisipasi Warga Sulawesi Selatan Dalam Membangun Kota Sorong”, Wali Kota Sorong Septinus Lobat, SH, M.Si yang diwakili Asisten 2 Setda Kota Sorong, Tamrin Tajuddin, ST, MM membuka kegiatan Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Sorong di Sekretariat (Baruga) KKSS Kota Sorong, Jln Jenderal Sudirman, Minggu (3/5/2026).

Rangkaian acara pembukaan Mukerda yang diikuti perwakilan dari seluruh pilar dan ortom BPD Kota Sorong serta dihadiri Gubernur yang diwakili Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat Daya,Drs Yakob Kareth, M.Si, unsur Forkopimda, Ketua BPW KKSS Provinsi Papua Barat Daya, Ir H. Muhammad Said, ST, IPM,M.Pd, Penasehat BPD KKSS Kota Sorong, Dr H. Hermanto Suaib, MM, tokoh masyarakat dari beberapa suku dan tamu undangan lainnya berlangsung lancar.

Ketua BPD KKSS Kota Sorong, H. Firman Baco mengatakan, Mukerda yang pertama kali digelar ini merupakan rohnya organisasi dimana pengurus BPD KKSS Kota Sorong kedepan dapat melaksanakan perannya dengan penuh tanggung jawab.

“Diharapkan hasil Mukerda nanti dapat bersinergi dengan Pemerintah Kota Sorong terutama dalam menjaga situasi yang kondusif di Kota Sorong sehingga Kota Sorong tidak terkesan sebagai kota rusuh. Karena ini akan membuat investor dari luar tidak akan datang ke Kota Sorong untuk berivestasi yang pada akhirnya merugikan masyarakat banyak,”ujar Firman Baco.

Karena itu, H. Firman Baco Dalma sambutannya berharap kepada tokoh masyarakat dan para kepala suku untuk menjalin komunikasi yang intens agar masalah-masalah yang belakangan sering terjadi dan merugikan masyarakat banyak tidak terjadi lagi.
Menghilangkan image bahwa Kota Sorong sebagai kota rusuh, H.Firman Baco mengatakan pentingnya peran dari seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, kepala-kepala suku, tokoh pemuda untuk duduk bersama dengan menghadirkan Kapolreta Sorong Kota untuk membahas masalah ini agar kedepan tidak lagi terjadi aksi-aksi yang pada akhirnya merugikan banyak orang.
“Dalam waktu dekat kami akan bertemu dengan para kepala suku untuk menyikapi hal demikian dan menurut say aini sangat urgen dan kita harus bekerja sama dengan seluruh lapisan masyarakat, dengan TNI Polri dan juga Pemerintah Kota Sorong dalam hal ini,”tandasnya.
Yang menarik dalam acara pembukaan Mukerda BPD KKSS Kota Sorong, diikuti dengan launching aplikasi untuk registrasi/pendataaan warga KKSS di Kota Sorong.
Menurut H. Firman Baco, aplikasi pendataan warga ini sangat penting karena selama ini belum pernah ada data resmi yang dikeluarkan BPD KKSS Kota Sorong terkait jumlah warga Sulsel yang sebenarnya di Kota Sorong.
“Karena itu kami pengurus BPD KKSS Kota Sorong menggagas aplikasi itu agar saat kita menyebutkan angka benar-benar berbasis data,”jelas H. Firman Baco yang ditemui media ini di penghujung acara pembukaan Mukerda.
Dari pelaksanaaan Mukerda BPD KKSS Kota Sorong yang berlangsung sehari, H. Firman Baco berharap agar program yang dirumuskan dapat singkron dengan visi misi Pemerintah Kota Sorong karena bangaimana pun sebagai warga Sulsel di Kota Sorong wajib mendukung Pemerintah Kota Sorong.
Harapan yang sama juga disampaikan oleh Wali Kota Sorong melalui Asisten 2 Thamrin Tajuddin bahwa sesuai dengan tema yang diusung dalam Mukerda, agar sinergi Pemerintah Kota Sorong dengan warga KKSS dapat terus terjalin sehingga Kota Sorong dapat menjadi kota yang terus bertumbuh, maju dan mensejahterakan masyarakat.
“Dengan adanya sinergitas seperti tema Mukerda, membuat pemerintah ringan langkah, ringan bebannya khususnya dalam menghadapi masalah sosial kemasyarakatan,”ujar Tamrin Tajuddin.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada warga KKSS yang selama ini telah berperan dalam menjaga situasi Kamtibmas di Kota Sorong.
Dalam sambutannya, Tamrin Tajuddin yang juga warga Sulsel memuji kepemimpinan Ketua BPD KKSS Kota Sorong, H. Firman Baco yang mengedepankan adanya persatuan di kalangan warga KKSS.
Hal ini terbukti dalam pelaksanaan Mukerda BPD KKSS Kota Sorong, sebagai Ketua Panitia adalah Drs Simon Tanara dari Ikatan Keluarga Toraja (IKT)
Tidak Ada Lagi Jumlah Warga Kira-Kira
Sementara itu, Ketua BPW KKSS Provinsi Papua Barat Daya, H. Muhammad Said memuji acara pembukaan Mukerda karena tidak hanya dihadiri dari kalangan warga KKSS, melainkan juga hadir beberapa kepala suku dan tokoh masyarakat dari suku lainnya seperti dari Kepala Suku Imeko, Bima dan lainnya.
Launching aplikasi pendataan warga yang digagas BPD KKSS Kota Sorong mendapat apreseasi dari Ketua BPW KKSS Provinsi Papua Barat Daya.
Pasalnya selama ini jika ditanya berapa warga KKSS di Kota Sorong dan Provinsi Papua Barat Daya, sering dijawab hanya berdasarkan kira-kira.
“Alhamdulillah dengan adanya aplikasi ini data kira-kira tidak akan ada lagi. Karena semua data sudah ada, tidak hanya nama tapi juga ada data berapa laki-laki, berapa perempuan, profesinya apa, sehingga poetensi warga bisa dimaksimalkan sesuai profesinya masing-masing, termasuk di pemerintahan,”ujar H. Said.
Ketua BPW KKSS Papua Barat Daya juga berpesan kepada warga KKSS untuk turut membantu pemerintah dalam menjaga situasi di Kota Sorong agar tetap selalu dalam keadaan kondusif.
Ia juga menekankan pentingnya untuk terus menjalin komunikasi yang intensif dan digelar pertemuan dengan para tokoh masyarakat, kepala -kepala suku membahas masalah yang kerap terjadi di Kota Sorong.
Dalam arahannya Pj Sekda Provinsi Papua Barat Daya, Drs Yakob Karet, M.Si menilai Mukerda yang digagas BPD KKSS Kota Sorong merupakan gebrakan yang luar . Dan Sekda berharap warga KKSS mendukung sepenuhnya kepengurusan BPD KKSS Kota Sorong yang diketuai H. Firman Baco.
Sebagai mitra kerja pemerintah, keberdaan warga KKSS dinilai oleh Sekda Papua Barat Daya sebagai modal utama dalam melaksanakan pembangunan.
“Kalau pembangunan di daerah ini yidak didukung oleh bapak dan ibu dari Sulawesi Selatan, repot juga. Aktifatas ekonomi di Provinsi Papua Barat Daya atau di Kota Sorong hampir 80 persen dikuasi oleh masyarakat Sulawesi Selatan. Kita hidup karena ada aktifitas ekonomi,”ujar Sekda yang disambut aplaus dari tamu undangan dan peserta Mukerda.
Ditegaskan oleh Sekda bahwa Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya hadir untuk semua komponen masyarakat di Papua Barat Daya. Karena itu dalam pesannya, Sekda berharap kepada warga KKSS untuk menjaga persatuan dan kesatuan diantara suku, budaya dan agama di Provinsi Papua Barat Daya,
“Mukerda ini bukan hanya sebagai wadah silaturahmi saja, tetapi melalui kegiatan ini, kita terus memupuk rasa persaudaraan, persatuan, kebersamaan antar umat beragama, antar etnis, bukan untuk masyarakat Sulawesi Selatan saja, tapi untuk dimana kita beraktifitas di Papua Barat Daya ini. Ini menjadi penting bagi kita semua,”ujar Sekda Yakobus Kareth.
Rangkaian acara pembukaan Mukerda BPD KKSS Kota Sorong dirangkai halal bi halal dengan bersalam-salaman dan foto bersama. (min)





