Siap Bangkitkan Sektor Pariwisata di Kabupaten Tambrauw
SORONG– Satu tahun memimpin Kabupaten Tambrauw, Bupati Tambrauw Yeskiel Yesnath, SE, M.Si dan Wakil Bupati Paulus Ajambuani,SH telah melaksanakan sejumlah program pelayanan strategus yang menyentuh langsung kehidupam masyarakat seperti di bidang kesehatan, pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dihadapkan dengan adanya efisiensi anggaran dimana seluruh daerah termasuk Kabupaten Tambrauw mengalami pemangkasan anggaran dari pusat namun dikatakan oleh Bupati Tambrauw, hal itu tidak menyurutkan semangat Pemerintah Kabupaten Tambrauw untuk tetap melaksanakan sejumlah program khususnya yang mendukung program strategis nasional seperti makan bergizi gratis (MBG) dan koperasi nelayan.
“Jadi kita walaupun Dalma kondisi efisiensi tapi tidak mengurangi kegiatan pemerintah daerah dalam pelayanan kepada masyarakat, Kita utamakan pelayanan-pelayanan strategis yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat seperti pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat asli Papua,”ujar Bupati Tambrauw, Yeskiel Yesnath yang ditemui media usai menghadiri Rapat Pleno MRP PBD di Rylich Panorama Hotel, Kamis (5/3/2026).
Dikatakan oleh Bupati Yeskiel Yesnath pembangunan di Kabupaten Tambrauw diibenahi pelan-pelan. Karena seperti fasilitas seperti saranan dan prasarana jalan, jembatan belum sepenuhnya baik seperti kabupaten dan kota yang lain.
“Tetapi itu tidak menjadi satu hambatan bagi kami, kita tetap melakukan koordinasi terus kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dalam hal ini kementerian teknis terkait,”tandasnya.
Membangun Kabupaten Tambrauw di empat tahun berikutnya, Yeskiel Yesnath mengatakan akan tetap fokus dengan memanfaatkan potensi daerah. Seperti dibidang pertanian, dan pariwisata. Untuk dibidang pertanian, terang bupati, pihaknya memiliki program strategis yakni pencetakan lahan persawahan.
“Kita sudah punya sawah di salah satu distrik, Yembun sekitar 8 sampai 9 Ha. hektare. Cuma kita harus benahi lagi, kita tambah Dalma waktu dekat. Kita akan menyampaikan usulan karena ini menyentuh langsung pada swasembada pangan,”terang Bupati Yeskiel Yesnath.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tambrauw juga mendukung pengembangan kelapa di daerah pesisir.
Dan salah satu sektor unggulan yang dimiliki Kabupaten Tambrauw untuk dikembangkan adalah budidaya nilam.
Sementara di sektor periwisata, terang Bupati Tambrauw, pihaknya sedang upaya berbenah untuk kawasan-kawasan tertentu yang bersentuhan langsung dengan kondisi alam yang sangat baik untuk pengembangan pariwisata.
“Sekarang ini, Puji Tuhan kita punya pengembangan pariwisata sudah terbuka, didukung juga dengan pelayanan Bandara Internasional, penerbangan dari Australia langsung ke Sorong. Beberapa hari lalu turis dari Australis berkunjung dan sekarang mereka masih ada di Tambrauw,”tandas bupati.
Memajukan pariwisata di Kabupaten Tambrauw, Yeskiel Yesnath mengatakan upaya yang bisa dilakukan adalah melakukan advokasi kepada masyarakat asli Papua, masyarakat pemilik ulayat sehingga dapat berkolaborasi bersama pemerintah daerah, masyarakat pemilik ulayat sebagai pemilik sumber daya alam yang ada di tempat-tempat lokasi wisata.
“Kita punya penyu belimbing, kita punya pulau gua, kita punya potensi kelapa dalam yang ada di sekitar pesisir pantai utara, ini yang nanti kita jual ke depan,”tandasnya.
Tentunya lanjut bupati, pihaknya akan berkolaborasi dengan masyarakat pemilik ulayat dimana Pemerintah Kabupaten Tambrauw menyediakan fasilitas sarana-prasarana seperti air bersih, sanitasi, juga sarana-sarana homestay yang ada.
“Dan kita terutama membina masyarakat adat untuk bagaimana menjadi guide lokal dan sebagainya, sehingga ini menjadi prinsip-prinsip utama dalam dalam pengembangan potensi daerah,”pungkas Bupati Tambrauw, Yeskiel Yesnath. (min)





