SORONG– Setelah bertolak dari Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong Rabu pagi (9/9/2026) sekitar pukul 09.15 Wit, 71 Kafilah Provinsi Papua Barat Daya yang dipimpin Plt Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Papua Barat Daya, Abu Bakar Alhamid, S.Sos, M.Si tiba di tempat pelaksanaan MTQ XXXI di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

Perjalanan rombongan Kafilah Papua Barat Daya menuju MTQ Nasional XXXI sangat menyenangkan. Setelah transit di Bandara Hasanuddin Makassar, “burung besi” yang membawa kafilah Papua Barat Daya mendarat di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang sekitar pukul 17.00 Wit.

Kedatangan kafilah Provinsi Papua Barat Daya disambut panitia MTQ XXXI secara sederhana dalam prosesi pengalungan syal batik lurik khas Semarang dan mascot MTQ XXXI kepada Ketua Umum LPTQ Papua Barat Daya, Abu Bakar Alhamid didampingi pengurus Adul Mutalib Salim, SE yang juga Ketua DKM Masjid Al Akbar Kota Sorong,

Sebelum proses pengalungan syal, di Bandara Ahmad Yani Semarang, Kafilah Papua Barat Daya juga disambut dengan suguhan minuman dan jajanan khas Semarang dalam “welcome drink”, ada gula asam, wingko, tahu bakso, moci dan kue khas Kota Semarang lainnya.
“Kami memberikan apreseasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang telah menyambut kami dengan penuh antusias, dan kelihatan keekraban dengan kami langsung tercipta di momen penjemputan ini,”ujar Abu Bakar Alhamid.
Menurut Liaison Office (LO) MTQ XXXI, Wawan, Kafilah Papua Barat Daya merupakan kafilah yang pertama tiba di Kota Semarang, setelah itu Provinsi Maluku dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Untuk provinsi lainnya termasuk dari provinsi di Tanah Papua, menurut Wawan, dijadwalkan tiba Kamis (10/9/2026) dan Jumat lusa (11/9/2026).
Dari 38 provinsi, terang, Wawan,yang menyatakan tidak ikut dalam MTQ XXXI ada 3 provinsi, termasuk salah satunya Provinsi Papua Pegunungan. Sementara itu usai disambut panitia pejemputan, Kafilah Papua Barat Daya langsung menuju ke Golden Hotel dan beristirahat.
Namun sebelumnya, di Golden Hotel, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Keh utanan menyerahkan souvenir kepada kafilah Papua Barat Daya yang diterima Iksan Fakaubun.
Pantauan media ini, dalam perjalanan menuju ke Semerang, kafilah Papua Barat Daya tak lupa dengan tujuan utamanya mengikuti lomba MTQ. Seperti saat transit di Makassar, sembari menuggu waktu boarding, salah satu peserta tampak latihan menghapal kembali ayat Al Quran memantapkan latihan yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Bukan hanya itu, saat tiba di kamar hotel,peserta wanita yang berada dalam satu kamar latihan dimana terdengar secara bersamaan melantunkan ayat-ayat Al Quran.
Tampil di MTQ Nasionak XXXI, 41 peserta dari Kafilah Papua Barat Daya akan mengikuti 9 cabang lomba.
Seperti yang dikatakan oleh Ketua LPTQ Papua Barat Daya, Abu Bakar Al Hamid, meski tidak memasang target juara, namun kafilah Papua Barat Daya diharapkan memiliki mental juara, memberikan yang terbaik bagi provinsi ke-38.
Terkait dengan pelaksanaan MTQ Nasional XXI di Kota Semarang, LO MTQ XXXI, Wawan mengungkapkan, arena lomba MTQ dipusatkan di kawasan Simpang Lima Kota Semarang.
Acara pembukaan MTQ XXXI dijadwalkan akan dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto pada 12 September 2026 jam18.30 Wit dengan menampilkan artis religi, Opick.
“Direncanakan akan ada pemecahan Rekor MURI menyanyikan mars MTQ terbanyak, pesertanya ditargetkan 150 ribu melibatkan siswa, PNS Kota Semarang, PNS Kabupaten Kota via zoom dan masyarakat Simpang Lima dan Semarang sekitarnya,”ungkap Wawan di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang.
Menyemarakkan pelaksanaan MTQ XXXI juga akan ada pameran UMKM yang dilibatkan oleh pemerintah provinsi, kabupaten dan kota Semarang.
Sebagai tuan rumah MTQ XXXI, Pemprov Jawa Tengah akan menunjukkan segala khas Jawa Tengah mulai dari kuliner hingga kerajinan tangan masyarakat setempat. (min)
/









